nhk

Drag Bike 2015 Jogja; Tim Sakti Feat YYC Dari Liaran, Bersinar Di Bracket 8 Detik!

 

ManiakMotor – Sakti Zhetols (Jogja)  dan tim YYC Bersinar (YYC) sediakalanya siap memberi kejutan di VSC Drag Bike Imlek 2566 Nite Race. Di lintasan Pantai Depok, Parang Tritis, Jogja (19/2) itu, Zhetols yang bocah 13 tahun  yang digadang-gadang sebagai regenerasi joki Jogja. Lalu YYC Bersinar sendiri sebagai new comer dijagat balap karapan tanah air.

“Awalnya tim ini dari liaran. Tapi melihat potensi, kita coba lebih serius di jalur resmi. Ini adalah event perdana dengan managemen lebih rapi,” ujar Ari, owner tim tersebut. Dia sih nggak bilang tobat dan kembali ke jalan yang lurus.   

Diceritakan lagi, pada gelaran yang dihajat Venture Sport Club (VSC) ini kelas matik 200 adalah jadi target. Mengaku punya beberapa senjata di beberapa kelas, tim yang punya ciri khas kelir kuning ini hanya menurunkan dua matik 200. Lantaran sepi peserta di kelas itu, panitia membatalkan.

Bracket 8 detik pun jadi alternatif lain untuk unjuk gigi. Kelas yang makin ramai dan makin ‘kontroversi’ itu semua spek motor bisa bertarung. Yang penting target 8 detik tercapai. Kontroversi? “Tak dipungkiri, bracket 8 dan 9 detik menjadi salah satu pemicu sepinya kelas open. Kecil kans di open, pilih main di bracket. Regulasi saat ini memang tak melarang, tapi sebaiknya mulai dipikirkan,” komentar Taufik Omponk (Jogja) yang juga ‘latah’ ikutan dikelas itu.  

Seperti yang pernah diulas oleh portal ini, bagi promotor sendiri kelas bracket adalah berkah. Bahkan, di beberapa event disediakan tiga kategori sekaligus yakni bracket 8, 9 dan 10 detik. Khusus yang 10 detik ini, bisa motor harian ikutan. Cukup ganti knalpot racing, seting gir dan spuyer sudah bisa ikut.

Kembali ke tema, “Tak ada pilihan, kecuali bracket 8 detik. Spek motor dan jelinya joki kuncinya. Hasil setting, catatan waktu kita memang ada di 8 detik-an. Titik berat kruk-as yang diubah dengan ditambah tebalnya,” sambung Budi Pras, selaku kliker seraya menyebut big pully Yamaha Fino Thailand dengan roller 8 gram dan karburator PE 28 reamer 31,5 adalah pendukungnya.

Alhasil,  Zhetols sukses podium dengan catatan waktu 8.157 detik. Memang belum di podium puncak, tapi gebrakan awal ini menjadi pertanda taji mereka. Yang paling dihargai lagi mereka sudah kembali ke jalan yang lurus, bukan liaran. Ada yang mau ikut tobat? Ardel      

BACA JUGA

Hasil Drag Bike Pantai Depok (VSC), Jogja 18 – 19 Februari 2015

Drag Bike 2015 Jogja (Malam); Omponk Vs Muslih Wuri, Hanya 7,2 Detik, Ninja TU!

Drag Bike 2015 Jogja: Gong Xi Fa Cai 201 M, Perang Ninja TU Malam Ini!

Drag Bike 2015 Nganjuk: Duel Jupi Uye Vs Conk’s di Bebek 4T 130, Time Rapat Podo Kopling SYS!!

Drag bike 2015 Demak: Vega Pitik Pakai Porting 25.5 mm, Bungkam Jupie Plankton Di Bebek 130

BAGIKAN