nhk

Drag Bike 2015 Kajen; ABRT ‘Pecah Telor’, Ninja Rangka Standart 7.520 Detik!

 

ManiakMotor – Basic korekan Ninja rangka standart sejatinya 11-12 antar kliker. Performa motor di kelas ini rata. Penentunya setting mesin yang pas sesuai suhu dan cuaca  di tempat. Juga joki  yang boleh memainkan powernya, macam Dwi Batank (Semarang) yang pakai Ninja standart karya AB Bendol cetak 7.520 detik.  

Batank juara Sport 155 Rangka STD di CST Kejurnas Drag Bike di Kajen, Jateng (3/5) kali ini.  Itu juga obat gagal podium pertama di sport 2T 155 cc TU dari ABRT (Salatiga). Padahal AB. Bendol jarang terdengar namanya di kelas ini. Makanya, mekanik nyentrik asal Salatiga, Jateng itu menyebut ‘pecah telor’ untuk hasil tersebut. “Tetap disyukuri, sebab menyetel Ninja Rangka STD itu gampang-gampang susah,” sebut Bendol.

Di Ninja TU, ABRT sih  tetap podium bersama Sukma (Salatiga) dan Galih Dwi (Solo). Cerita lengkap Ninja TU dikupas pada tulisan berikutnya. Menyusl di posisi kedua ada Jhon PK (Pamekesan) dengan Ninja garapan Solikhin from SoTech Racing Team (Semarang). Solikhin adalah kliker pemegang rekor Ninja rangka standart bersama Batank yakni 7.271 detik.

Batank punya spesialisasi di kelas ini, motor pendatang baru di kelas ini tetap laju bersamanya. “Anggap aja Ninja standart ku pendatang baru. Bakal ketagihan bersaing dengan ‘pemain lama’. Semua butuh proses dan ketekunan,” kalem Bendol  seraya menyebut formulasi Ninja standart berbanding terbalik dengan Ninja TU. “Ya, kunciannya hanya pada portin  in dan ex. Tak boleh terlalu ekstrim, pasalnya part seperti rasio masih standart  Faktanya, Ninja ini masih bertahan 5 besar kurun waktu 2 tahun ini,”sambung Solikhin.

Makanya, meski mengaku sahabat partai tanding ulang Bendol Vs Solikhin menarik ditunggu.Lalu, ke mana Ninja standart garapan Potter  (OTD Racing)? Menempatkan Yogie Keycot (Caruban) berada di posisi ke-4 dengan 7.580 detik. Diamati seksama lima besar podium memang punya kekuatan merata pada catatan waktu 7,5 detik.

“Jateng dan Jogja barometer Ninja standart. Bisa podium ke-3 di kelas ini bukti karya Jakarta juga bersaing,” kalem Ayip Rosidi, joki kawakan asal Jakarta dengan bendera MSS Racing Kay. Eh, ada Eko Chodox Sulistyo (Semarang)  ke-5 dengan Ninja standart garapan M. Yusron dari tim Simple Concep Kopi Ole DRC. “Hampir setiap spek motor kita punya progress. Juga dengan Ninja standart ini, hasil Indramayu lalu memang lebih baik,” ujar Samuel ‘Noel’Adi Kusumo, pemilik tim sekaligus memberi suntikan motivasi untuk Chodox dan Feydi Cesa Kaunang alias Feydi Kapas, joki andalannya.

Semoga! Ardel

BACA JUGA

Hasil Drag Bike Kajen, Pekalongan, Jateng 3 Mei 2015

Drag Bike 2015 Kajen; Final Bebek 200, Milik FU Solo 7.576 Detik, Super Ketat!

Drag Bike 2015 Kajen; Ramai Protes Ban Kurang Grip, Kejurnas Cari Duit!

Drag Bike 2015 Kajen; Feydi Kapas, Si ‘Misterius’ Siap Jadi Ancaman Serius…

Drag Bike 2015 Kajen; Chodox Vs Batank, Duel Ninja TU 6,9 Detik?

BAGIKAN