nhk

Drag Bike 2015 Kejurnas Indramayu; FU Pele Vs FU Conk’s, Magnet Chodox!

 

ManiakMotor – Cerita come back-nya M. Arief Sigit Wibowo alias Pele jadi bumbu cerita di CST Kejurnas Drag Bike. Pele gitu loh. Namanya melejit dengan Jupiter Pele yang basisnya SOHC tapi mampu bercerita di Bebek 200 melawan DOHC. Baginya event yang digelar di sirkuit Non Permanen Komplek Pertamina, Indramayu, Jabar (12/4) memang jadi salah satu target.

Kata Pele sih, bukan sekedar hadiah, tapi memang kejurnas harus dihidupkan sebagai alternatif gengsi drag bike.  Setali tiga uang, sponsor yang dukung tim asli Boyolali, Jateng itu juga punya pemikiran  sama. “Kejurnas harus jadi para meter motor, tim dan pembalap,” kata Pele sembari mengimbau yang lainnya tergugah ikutan.

Andalan Pele kali   di Bebek 200 adalah FU. Katanya, FU itu sukses di  drag bike Bangkalan, Madura, Jatim (29/3) lalu.  FU Pele saat itu dikebut Jhon PK (Madura) dan Galih Dwi (Boyolali) sukses merebut podium 1 dan 2. Dengan sensor 1 titik memang baru dapat 7,5-an detik. Tapi itu semata si joki telat pada reaction time 0.145. Di Bangkalan itu FU Pele punya lawan ukur dari FU CMT yang ke-3 dan 4. Brosist, tahu sendiri FU CMT yang dkorek Cak Moed itu bukan ‘anak bawang’. Nama CMT identi dengan pesaing ketat Conks Speed di Bebek 200. Makanya, partai tanding ulangnya dinanti Pele di Indramayu. Nah lo!

Dari pantauan portal ini, FU CMT bakal hadir di Indramayu lewat Vincent Racing Gallery. Saat ini CMT dan Vincet jadi satu paket. Ada Vincent, ada CMT begitu kira-kira, “Off dulu! Fokus TPM, AHRS dan TDR. Kejurnas nggak jelas hadiahnya. Tahun-tahun lalu, besar mana dengan club event?” kilah Vincent yang sebelumnya dikabarkan akan hadir. Waduh, padahal event yang disebut Vincet tahun ini yang jalan hanya AHRS. TPM dan TDR sudah berhenti bro.

Pun begitu, Bebek 200 bukan berarti tak seru.  “Gasss.., FU kita siap! Dikebut Kiki Codet dan Rully PM. Basisnya korekan Mr. Conks semoga bisa optimal,”bilang H. Tahu, owner tim Botuna Racing (Pekalongan). Yup, Fauzan Conks sendiri mengabarkan tak ambil bagian, maka otomatis tim SJP 33 yang punya senjata pamungkas di Bebek 200 pun absen.

“Kita hanya fokus main di AHRS. Di sana pakai ban IRC Speed King yang jelas kualitasnya. Ini sebagai salah satu barometer gengsi,” bilang Ade, bos SJP 33 seraya menyebut Conks memang ditunjuk sebagai manajer tim. “Kita bawa 5 motor, Bebek 200 salah satunya. Ceper masih belum bisa balap, Fendi Pendol (Semarang) dan Oki Camat (Bandung) siap gas,” bilang Yong Mustofa punggawa Yong’s Motor. Ramai nih!

Bagaimanapun juga magnet hadirnya Eko Chodox Sulistyo (Semarang) tak boleh diabaikan. Joki dengan segudang pengalaman itu adalah salah satu panutan balapan karapan tanah air. Dimana Chodox hadir, bakal punya nilai jual tersendiri. Chodox cerita itu 2 hari yang lalu, saat berita ini diketik memang Chodox belum merinci spek motor apa yang dipakai di Indramayu. Wajar, mengingat kerabat dekat Chodox lagi berkabung. Ardel   

BACA JUGA

Dragbike 2015 Jelang Ponorogo: Cebonk Absen di Kejurnas, Gaspol Ponorogo

Drag Bike 2015 Jelang Indramayu: Angel vs Wiwi, Duel Cewek Di Kejurnas

Drag Bike 2015 Jelang Indramayu (Kejurnas): Ban Harus Seragam, Tapi Belum Siap

Drag Bike 2015 Jelang Indramayu: Serbuan Ban CST Untuk Kejurnas Region

BAGIKAN