nhk

Drag Bike 2015 Klaten; Bebek 130, Gagal Tembus Bonus, Tapi…

ManiakMotor – Bonus Rp 1,5 juta di bebek 130 cc 4T TU gagal diperoleh. Boleh dikata kangtaw-nya melayang, nggak jadi dikucurkan panitia. Meski begitu, namanya balap tetap ada cerita, utamanya soal pelacakan dan pengembangan mesin atau riset lanjutan. Yuns Bonce (Solo) yang tercepat di kelas itu hanya mampu dapat 8.251 detik di event drag bike di sirkuit GDS Gantiwarno Klaten, Jateng pada Minggu 16 Agustus 2015.  

Jauh memang dari tantangan yang diberikan Agung Setyawan selaku penyelenggara event tersebut di bawah 8,0 detik. Wah, ngasih tantangan nggak kira-kira sih. Best time di bawah 8,0 detik diprediksi sulit didapat, utamanya karena faktor lintasan. Tuh sirkuit GDS dalam kondisi normar saja rata-rata 8,1-8,2 detik. Di event kemarin  trek GDS  dinilai oleh beberapa joki lagi licin. Jadinya dana tak selicin sirkuitnya, hehe. 

Bima Aditya, kliker Jupiter yang dikebut Yuns Bonce (Bintang Cargo Tama Tung Dreg’s 55)  mengaku masih pakai spek yang lama. “Hampir sama saja dengan motor lain, kurang lebih Jupiter masih gitu-gitu saja. Paling cuma final setting sesuai suhu dan kondisi sirkuit terkini,” bilang Bima yang memainkan perbandingan kompresi 14,3:1 itu yang sudah mengira bakal sulit dapat bonus di bawah 8 detik. 

Katanya lagi, kompresi tersebut dilayani karbu PWK 28 dengan diameter klep masuk 28 mm dan buang 24 mm. “Kan selalu begitu  maksimum untuk kapasitas 130 cc. Diameter klep misalnya, memang bebas tapi paling pas 30 mm, dikasih di atasnya mesin sudah ngempos. Sebenarnya sih hasil dyno terakhir sudah 26,5 dk-an,” tambah Bima yang kakak kandung road racer kondang Gupita Kresna Wardhana itu. Ya, kita tunggu riset lanjutan Bima Aditya#55 di spek kelas yang mirip MP1 di road race ini.

Hal serupa juga diungkap Yusuf Nugroho akrab disapa Hoho. Jupiter karyanya yang tercepat di Kejurnas Drag Bike di Pantai Depok, Jogja beberap waktu lalu, kali ini harus puas di posisi kedua. Galih Dwi (Boyolali) yang dipercaya menggebernya dapat 8.255 detik. “Ini spek sama persis. Main lap aja, langsung dibawa ke GDSs. Hehe,” canda Hoho dengan bendera DS#39 Ho2 Racing.  

Hoho tak ingin riset stagnan di situ. Baginya, spek lama ini harus segera berganti dengan spek terbaru, ”Mesin barunya sudah progress 80%. Klep titanium 29/24 dengan karbu 30 mm,” bilang Hoho yang meski tak merinci sepertinya akan aplikasi karbu Uma Racing 30 mm. 

Di sisi lain, ada progress signifikan bagi Jupiter Simple Cocept Ole bersama Eko Chodox Sulistyo (Semarang). Dalam beberapa ksempatan tim milik Noel itu memang absen. Alasan teknis, ”Beberapa andalan memang lagi riset ulang, termasuk Jupiter 130. Puji Tuhan, riset kompresi dan kem ada sinyal positif,” bilang Noel yang diangguki Chodox. Itu pun kata Chodox dapat 8,2 detik dengan start yang sliding. Ardel

BACA JUGA

Hasil Drag Bike GDS Klaten, Jateng, 16 Agustus 2015

Modifikasi Mio Liaran: Julukannya ‘Juragan’ Di 500 Meter, Jago Kelas 58 Klep Bebas

Drag Bike 2015 Klaten; Bebek 200, FU Samodro 7.4 Detik, Kompresi Naik!

Hasil Drag Bike Cimahi, Jabar 15 Agustus 2015

Drag Bike 2015 Jelang Klaten; Bejibun Bonus! Rp 1,5 Juta Di bawah 7 Dan 8 detik! 

BAGIKAN