nhk

Drag Bike 2015 Kudus; Bebek 130 4T TU Plankton Vs VReinz, Bahan Bakar Pertamax Plus 8.094 Detik!

 

ManiakMotor – Boleh ditengok pada perbandingan kompresi Jupiter Z 130 ‘hanya’ 12 koma sekian banding satu (1). Nggak usah ditebak, sudah pasti meminum Pertamax Plus. Yakin juga mengutamakan putaran mesin lebih tinggi untuk mendapatkan puncak tenaga.

Begitulah dua mesin yang ikut event Gadhuro Kudus Dragbike Championship di lintasan Jln.Adikusumaadya, Kudus, Jateng (22/11) di Bebek 130 4T TU. Keduanya punya dasar korekan motoprix (MP) 1. Kelasnya memang mirip Bebek 130 4T TU. Drag bike utamakan power besar tanpa perlu berpikir daya tahan. Lha wong lurus dan jaraknya 201 meter. Road race bisa 20 km saban balap.

Adalah Supriyanto alias Pak Ndut (Pati) dan Ari V-Reinz (Bali), dua mekanik pengorek mesin MP1 yang kuat juga di drag bike, macam yang mereka perlihatkan di Kudus.  Keduanya ya memang eksis di MP. Di MP Pak Ndut mengawal SMD Raya Motorsport dari Kaltim dan  di drag di tim Plankton Jerman Holix (Jepara). Lalu, Ari V-Reinz bersama tim Yamaha Rosiana (Bali) di MP dan di drag lewat Broiler V-Reinz.

Kali ini, ya di Kudus, Pak Ndut lebih unggul bersama Kiki Codet (Demak) dengan best time fantastis 8.094 detik. Itu catatan waktu minimal bila mau disebut mekanik papan atas saat ini. Ari V-Reinz ada di posisi kedua lewat M. Raihan (Jepara) dengan 8.133 detik.

“Perbandingan kompresi 12,8: 1 dengan Pertamax Plus. Durasi kem dibuka agak lama untuk memenuhi rpm, kem 280°, LSA 102, dan lift 10,5 mm, pakai karburator PWK28. Diameter paying klep efisien 28 mm masuk dan buang 24 mm,” sebut Pak Ndut yang tampil memukau di Final Kejurnas MotorPrix di sirkuit Bukit Mario, Sidrap, Sulsel, lalu. Nih buktinya, http://www.maniakmotor.com/index.php/dragbike/10156-motoprix-drag-bike-2015-smd-raya-motorsport-kaltim-berprestasi-dikawal-mekanik-drag-bike.

Di antara dua mesin road race tadi, muncul juga basis asli drag bike di Kudus. Tuh, ada Jupiter Samodro Pitik (Sukoharjo) korekan Benny Sastro Atmodjo. Bersama Mahmud Arjuna (Klaten) dan Niko Sakau (Kudus) hanya mampu tembus 8,2 detik.  Berdalih masih dalam proses riset templar model roller, “Masih belum optimal. Tunggu saja di event selanjutnya!” seru Benny yang disupport penuh oleh Joko ‘Hoho’ Adi Nugroho, si pemilik tim. Ardel

BACA JUGA

Hasil Drag Bike Kudus (Gadhuro), Jateng, 22 November 2015

Hasil Drag Bike Cimahi (Brigif), Jabar 22 November 2015

Hasil Drag Bike Latihan Barsama GDS Klaten, Jateng 20 November 2015

Drag Bike 2015 Cimahi: Camat Vs Cebonk Di Sport 155 TU 2T, Selisih 0.002 Detik

Drag Bike 2015: Sabrina, Indrie Berbie Main Sinetron Dengan Doni Tata, Anak Jalanan

BAGIKAN