nhk

Drag Bike 2015 Magelang; Bebek 4t TU 130, Samodro Pitik Vs V-Reinz, Arjuna Lakonnya!

 

 

ManiakMotor – Duel sengit juga terjadi di Bebek 130 cc 4T TU. Disebut sengit berarti yang melakukan duel punya sejata andalan. Kalau di balap motor macam drag bike senjatanya adalah motor dengan amunisi teknologi korekan berikut suku cadang kompetisinya. Yang pegang senjata tentu saja jokinya. Dia yang punya skill untuk memuntahkan pelurunya.

Seperti itulah yang terjadi di Drag Bike Magelang, Jateng pada Minggu 11 Januari lalu di Bebek 130. Kelas ini lumayan menyemut diikuti 24 Starter. Lima podium teratas terjadi duel Jupie milik Samodro Pitik Sukoharjo dan Jupie V-Reinz ADC ABRT 20. Sekaligus jadi pembuktian ampuhnya korekan Beny Satro Atmojo (Samodro Pitik) dan AB Bendol di V-Reinz ADC ABRT 20.

Bendol yang asli Salatiga itu, di Bebek 130 makin banyak amunisinya dan karyanya diorder tim Jatim yang bernama V-Reinz itu. Sedang  bikinan Beny yang akrab dengan Benysta  masih seputaran Jateng-Jogja. Makanya, doi sempat protes pada portal ini menyebutnya sebagai mekanik papan atas, “Kan tunggu pembuktian dulu, baru sebut papan atas. Hehe,” begitu kata Benny.

Anggap saja di Magelang ini  bagian dari pembuktian yang dimaksud, meskipun selanjutnya diminta konsisten, terutama di event-event besar, wkwkwk. Sekaligus memunculkan ‘lakon’ di event garapan BSMC bersama Ester Ardian ini, joki yang jenenge Mahmud Arjuna. Si Arjuna di event sama juga sukses podium kedua di Bebek 200.

Di Bebek 130 Arjuna memanah eh menembak Dwi Batank (Semarang), Yogie Keycot (Caruban) dan Hendra Kecil (Magelang). Arjuna meleset macam panah eh peluru dengan 8.254 detik. Catatan yang lumayan untuk sensor biasa pada kelas itu, “Lintasannya licin dibanding Purworejo kemarin, utamanya line sebelah kiri,” alasan Batank yang ada di posisi kedua dengan 8.312 detik.

Batank menyebut power Jupiter V-Reinz ABRT memang ampuh, kalo pun  runner-up, itu hanyalah faktor keberuntungan yang selalu ada di balap.  “Lagian joki lapis kedua seperti Arjuna lebih lepas mainnya. Apalagi, Arjuna paham karakter motor,” nilai Niko Sakau yang juga memacu Jupiter Samodro Pitik dan berada di posisi kelima.

Di baliknya, itu sinyal korekan Benny memang sedang menuju pembuktian. Benysta mampu memanfaatkan program CDI Rextor Pro Drag. Ia sanggup memainkan fitur-fitur CDI ini hingga pas dengan korekannya yang pakai  karbu PWK 28. Intinya persaingan yang beti alias beda tipis antar pesaing, dituntut kejelian mekanik dan joki. Jangan lupa ya, buktikan kembali di event Purwodadi (18/1) Minggu ini. Gass! Ardel

BACA JUGA

Hasil Drag Bike Magelang, Jateng, 11 Januari 2015

Hasil Drag Bike Lumajang, Jatim, 11 Januari 2015

Hasil Drag Bike Atang Senjaya, Bogor, Jabar 10 Januari 2015

Drag Bike: Misterius SJP 33 Conk’s, Pasang Target Juara Umum 2015..!

Drag Bike 2015 Lumajang Jatim: Tijil Gagal 7 Detik Bersih Di Bebek 200, Gara-Gara Ban

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353