nhk

Drag Bike 2015; Ninja TU OP 27, 6,8 Detik (1 Kali), 6,9 Detik (9 Kali), Mantap!

 

ManiakMotor – Cerita event Temanggung (13/12) masih ada sisanya di Sport 2T 155 TU. Kelas ini digembok – karena kata dikunci  sudah sering dipakai – oleh Hendra Kecil (Magelang). Hendra bikin  catatan 7.249 detik bersama Ninja TU milik OP 27 (Jogja). Best time-nya memang tak sefantastis yang pernah dibuat oleh korekan Aan alias Andoex itu, soal alasannya sudah ditulis di kelas-kelas terdahulu.

Buka-bukaan rahasia soal modifikasinya nanti di rubrik MODIF saja.  Ninja TU di tim milik Taufiq Dwi Jatmiko alias Taufiq Omponk itu pernah cetak 6,8-6,9 detik. “Khusus event Temanggung kemarin pakai motor baru. Ini motor dibangun hanya dalam waktu dua hari. Macam cerita Bandung Bondowoso, bersyukur tetap podium pertama. Hehe,” senang Omponk.

Berarti 2015 ini Ninja TU  mereka bisa disebut salah satu yang konsisten podium. Ancaman serius buat Ninja TU milik AB Bendol (ABRT), Yuda Sanjaya (K-Ijo TYB), M. Yusron (SC Ole) dan sebagainya. “Time 6,8 detik sekali di AHRS Cibinong, 6,9 detik sekitar 9 kali-an. Total ada 5  Ninja TU, tapi yang paling konsisten ada 2 biji,” klaim Nanda Weloet, salah satu asisten ahli di OP 27. Dari beberapa Ninja TU korekan OP 27, ada yang spesial order macam punya H. Andi-Lutfi Takens Racing dan milik salah satu bos asal Palembang, Sumsel.

Setiap mekanik punya jurus masing-masing yang tujuannya tetap kencang, paling utama lagi juara. Sentuhan dan ‘citra rasa’ jelas berbeda tinggal tergantung kemampuan joki. Contoh soal tinggi lubang buang, mereka punya alasan sendiri dari angkanya yang berbeda. Lalu system pengapian yang berbeda-beda merek dan tipe, tapi sejatinya untuk membongkar limiter putaran mesin.

OP27 lebih senang pengapian milik special engine (SE) KX 125 atau YZ 125 yang bukan SE 85 cc. “Untuk SE 125 risetnya lebih mudah. Nggak repot cari power dari bawah ke atasnya,” lanjut Weloet yang kalem dan mengaku akan terus menggali potensi Ninja TU yang menang di Temanggung. Ardel

BACA JUGA

Drag Bike 2015: Gaya Sindir Eko Kodok Pada Kualitas Ban, Produsen Harus Serius

Drag Bike 2015: FU Solo 200, Elektronik Selenoid PWK 38 Diklaim Aktif!!!

Drag Bike 2015 Temanggung; Dominasi FU 200 Solo, PWK 38 Selenoid, Elektriknya Kerja Atau Tidak?

Drag Bike 2015: Ninja TU 155, Panggilannya Siti Badriah. Pegoyang Dandut, Dong

Jelang Pemilihan Ketua Umum PP IMI 2015-2019, Gawat..!! Pembalap Drag Nggak Tahu Calonnya

BAGIKAN