nhk

Drag Bike 2016 AHRS Boyolali; FU Pells Incar 7.1 Detik Dengan Lift Klep 9.5 Mm

 

 

 

ManiakMotor-Hasil positif di Kejurnas Drag Bike Jember, Jatim, Minggu lalu (3/4) jadi modal kuat bagi FU Pells. Bahkan, ibarat bisnis datang dengan modal yang besar. Dilacak lebih lanjut, memang betul. “Lihat saja tuh, FU cetak 7.2 detik, pesaing main di 7.4-7.5 detik,”sesumbar M. Arief Sigit Wibowo pungala Pells Racing (Kawahara Tijaya Sakti Pels).

Boleh deh, dicek ulang di http://maniakmotor.com/index.php/hasil-balap/11334-hasil-drag-bike-jember-jatim-kejurnas-4-april-2016. Bekal itu yang ibawa ke AHRS seri 3 di alun-alun Boyolali, Jateng (10/4) besok. Bersama Galih Dwi (Boyolali) dan Dwi Batank (Semarang), Pele tuntaskan ambisinya. Apalagi kalo bukan podium pertama dengan target 7.2-7.3 detik, kalau perlu pecahkan rekor yang 7.165 detik. “Dua seri lewat belum juga podium pertama. Memang ada kendala sih pada dua seri sebelumnya, seri 3 semoga fit,” yakin Pele.

Diurai lebih lanjut ternyata, seri 1 salah pasang paking. Jadinya, kompresi tak sesuai konsep. Seri 2 sitting klep ambles, jadinya klep bocor dan gak bisa disembuhkan pada kepala silinder pakai kompresi 4,2:1 itu. Konsep hitungan itu akan dipertahankan di lintasan alun-alun Boyolali yang diprediksi licin. Kanya kenapa?

Bukan kenapa-kenapa pilih angka segitu, memang maunya mesin segitu, ya dikuti saja. Itu sih setelah diukur volume ruang bakar 15,9 cc dan volume langkah 198.4 cc. Dari situ hitungan noken-as mengikuti macam durasi in 260o dan ex 256o, LSA 106o, lift in 9.5 mm dan ex 9.3 mm.  “Awal konsep itu dari hasil CFM klep. Justru di situ fokus awalnya, dari hitungan CFM klep in 120 dan ex 90 dengan dimater klep 27/23,” urai Pele.

Pele menegaskan konsep tadi belum menyentuh hitungan rasio. “Ya, malah belum sampai ke rasio. Dari awal bikin FU sampai sekarang dengan hitungan sama alias belum pernah ubah,” tegasnya.

So, menarik ditunggu amukan FU Pells di kandang sendiri, kan Boyolali markas mereka. Di saat sama pesaing terberat macam Wawan Kristarto (Abakura Ditra jaya) dengan FU Solo-nya masih galau. “Lagi coba head dengan porting gress. Baru aja ON, digas langsung ambrol. Xixixi,” kekeh Wawan yang jujur akui dua seri ini belum optimal.

Fauzan Conk (Conks Speed) juga mengabarkan masih bertarung dengan spek lama, “Belum ada perkembangan. Tetap dengan mesin dan spek yang sama, namun lebih teliti lagi settingannya di tempat nanti,” tutur Conk’s yang sepertinya menyimpan sesuatu tuh.

Ayoo…Ardel

BACA JUGA

Total Point AHRS Drag Bike 2016

Drag Bike 2016 AHRS Boyolali: Matic 200 Tanpa Mio Tomo, Kenapa?

Drag Bike 2016 AHRS (Jelang Boyolali): Ninja ABRT, Koreksi Rasio Moto 1, Incar 6.8 Detik Di FFA

Drag Bike AHRS 2016: Ada Road Race Juga, Pesta Boyolali Cup, Awas Satria F150 Injeksi Knalpot R9 Merit!

Drag Bike 2016 AHRS Boyolali (Seri 3): Klasemen Point Alvan Cebonk Vs Kiki Codet, Puaanassss…!

 

 

BAGIKAN