nhk

Drag Bike 2016 AHRS Gunung Kidul-Jogja (Seri 2); Bebek 130 Ditantang 7.9 Detik

ManiakMotor – Tantangannya adalah ‘rekor’ 7.9 detik dari Jupie SSR Hasil Ayam. Itu Jupiter Z korekan Hariz Shati Prabowo alias Mlethiz di Bebek 130 cc 4T TU dengan Dwi Batank pernah segitu. Tepatnya di event Tawang Mas pada Februari lalu. Harusnya di AHRS Drag Bike yang katanya betemunya pemain dan tim papan atas, catatan itu bisa dilewati.

Minggu  ini AHRS Drag Bike Championship  seri 2 di lintasan alun-alun Wonosari, Gunung Kidul, Jogja (27/3) akan belangsung. Dan Jupie SSR pakai karbu UMA 30 mm itu masih penasaran. Sebab di seri pertama AHRS di Sukoharjo, Jateng lalu, malah nggak masuk lima besar. Coba klik lagi http://maniakmotor.com/index.php/dragbike/10961-drag-bike-2016-king-battle-semarang-jupie-130-srr-bersama-batank-7-975-detik-ckckck-karbu-uma. Juga ulasan teknis lebih lengkap, http://maniakmotor.com/index.php/modifikasi/11074-modifikasi-jupiter-z-drag-bike-kompresi-bikinan-mlethiz-7-9-detik-bebek-130-4t-tu. Pertanyaannya, mampukah kembali mencetak atau podium tanpa joki sekaliber Dwi Batank? 

Faktor joki penting dengan kekuatan rata. Macam diungkap Arie Setyawan punggawa V-Reinz. Dia siap mempertahankan dominasinya kewat  joki andalannya. Seri 1 AHRS lalu, dua Jupiter-nya podium 1 dan 2 dengan best time 8.096 detik. Selain joki Jhon PK, ada Bayu Ucil (Purwodadi), Eko Chodox Sulistyo (Semarang), Dick GA (Temanggung) dan Yuns Bonce (Solo). “Kita juga telah set up ulang dengan knalpot AHRS di event Kutoarjo, Purworejo lalu,” ungkap Ari yang memainkan perbandingan kompresi 14.2:1 dan durasi kem 282o pada dua Jupie andalannya.

Beberapa pesaing juga menuai hasil positif di ‘pra event’ AHRS seri 2 garapan Erdeve Racing Organizer Indonesia (EROI) ini. Ambil contoh, Jupie karya Ho2 Racing (Solo) dari tim Putra Tunggal Manahadap di event Kediri lalu. Juga ada Jupie SJRT Uye-Uye karya Rizky ‘Bendol’ Feridianto (Kediri). Komplit!

Tak boleh diremehkan juga kekuatan Jateng macam Jupie Samodro Pitik (Sukoharjo) dan ABRT 20 (Salatiga). Jadi siapa yang terbaik kali ini? Eh, hampir lupa masih ada Jupie milik tim Mlethiz sendiri MBKW2 (Jogja). Seri 1 lalu bersama Alvan Cebonk (Nganjuk) dan Hendra Kecil (Magelang) tak bisa optimal. “Ada masalah dengan mesin, setang piston macet. Tapi kali ini sudah 100% ready danmengejar di bawah 8 detik,” sahut Ajay, asisten Mlethiz dengan menyebut magnet YZ 85 dengan bobot magnet 450 gram sebagai barang gress.

Tuh ditantang 7.9 detik. Ardel   

BACA JUGA

Drag Bike 2016 AHRS Gunung Kidul Jogja (Seri 2): Koreksi Rasio Moto 1 Racing, Kompresi Turun!

Drag Bike 2016: Ninja Frame STD, Dari Cikarang Serbu Jawa Ke AHRS Gunung Kidul

Drag Bike 2016 AHRS Gunung Kidul-Jogja; Tomo Speed Ancam Bebek 200 dan Matik 200

Drag Bike 2016 Suzuki All New Satria 150, Rekor Tercepat Dari Makasar, 6 Detik Bersih

Drag Bike 2016 AHRS Gunung Kidul Jogja (Seri 2): Dendam FU 200 SJP 33 Modal Nekat

BAGIKAN