nhk

Drag Bike 2016 AHRS Gunung Kidul: Ninja Rangka Standar, Eko Chodox Saja Kalah

 

 

ManiakMotor – Sama ketatnya dengan kelas lain. Malah mungkin lebih ketat, karena menggunakan rangka standar. Beban mesinnya podo mengehela rangka, tangki bahan bakar sampai sub frame dudukan jok yang asli. Padahal namanya drag bike adu ringan. Di kelas ini, hal itu boleh kamu abaikan deh.

Seperti itu kelas Sport 150 Rangka Std di seri dua Drag Bike AHRS di Wonosari, Gunung Kidul, Jogja pada 27 Maret lalu.  Di hasil memang selisihnya serambut, sangat pipis, eh tipis. “Saya sudah konsentrasi penuh. Perasaan nggak ada yang salah dalam ritual start dan aksi melajukan motor sampai ke finish. Tetap saja saya keempat,” kata Eko Chodox from Semarang yang membela Simple Ole SSS Excel Asia Takasago.

Chodox hanya menggambarkan betapa ketatnya persaingan lima besar yang semuanya diisi Kawasaki Ninja tersebut. Chodox sendiri mencetak 7.311 detik. Catatan yang sudah luar biasa di kelas tersebut, tapi tetap saja kalah. Dan yang tercepat atau kampiun di kelas ini adalah, Erwin Sruduk, eh salah, maksudnya Sredek atas nama SRR Hasil Ayam Wani Perih. Boleh dibayangkan selisihnya dengan Chodox yang keempat hanya 0.033 detik. Tipis kan.

Macam mana yang kedua dan ketiga dengan catatan Sredek yang 7.278 detik? Kira-kira kalau cerita teknik berbusa-busa akan jadi mentah pakai knalpot itu dan ini. Kalau Ninja Sredek sih pakai knalpot KDX tuh. Pipa pelepas gas buang khusus Ninja 2T sejak era ARRC 90-an melepas sport tune up 150 cc sudah ngetop.

Tetap menghargai mekaniknya Ninja yang dikebut Sredek yang bicara dengan tutur halus kata dan kalimantnya. Namanya Peceng. Kata Beceng, eh salah ‘B’-nya, kalau sudah ketat seperti ini, selain joki tentu setting di tempat. “Itu yang membedakan dengan motor yang lain. Di penyisihan dan final, Sredek pertama,” sebut Peceng sembari mencontohkan penggunaan spuyer saat penyisihan berbeda saat final. Karena katanya karbu PE yang direamer sampai 31 mm itu, saat malam final minta turun spuyernya. “Itu yang disebut setting di tempat, Mas,” tutup Peceng.

Ya okelah, Ceng. Rzk

BACA JUGA

Hasil Drag Bike Purbalingga, Jateng 27 Maret 2016

Drag Bike 2016 AHRS Wonosari: Mio Tomo Takluk Dari Mio Pelle Di Matic 200     

Drag Bike 2016 AHRS Gunung Kidul: Bebek 200 4T TU, 1-6 Cetak 7.2 Detik, Ilmu Mekanik Rata

Drag Bike AHRS 2016 Gunung Kidul: Final FFA, Ninja Poter Gantian Dapat 6.9 Detik, Best Time Codet

Drag Bike AHRS 2016 Gunung Kidul: Final 130 TU 4T Milik Chebonk, 1-6 Dapat 8.0 Detik

BAGIKAN