nhk

Drag Bike 2016 AHRS Sukoharjo: Ninja K-Ijo Juara Sport TU 155 Di Final, Pukul Jateng

ManiakMotor – Kalau perbandingan rasio dibikin berat dari sebelumnya, itu mesin makin jadi. Nggak mungkin dong, girboks dibikin berat kalau mesin ndak mampu menariknya. Dapat dulu tenaga, silakan kamu atur gigi rasionya. Begitu ilmu korek mengoreknya.

Tanpa mengabaikan peran joki, sama yang dilakukan Yudha Sanjaya pada Ninja Tune-Up korekannnya di seri 1 AHRS Drag Bike 2016. Event ini berlangsung di JL. Diponegoro, Sukoharjo, Jateng pada 14 Februari, Ninjanya menyabet predikat tercepat di Sport 155 TU 2T.

“Karena mesin mampu, gigi satu saya pakai 28/16 dan gigi dua adalah 27/20. Sebelumnya nggak usah dikasih tahu ya, rahasia, haha,” kata Yudha alias Kemo yang tunner dibayar K-Ijo itu sembari berbisik perubahan rasio itu membuat tarikan gigi awal lebih panjang-panjang.

Kedengaran dari suara mesin dan kelihatan saat melaju dari start ke finish. Jokinya Tony Chupank saat membuka power di garis start, tuh mesin motor enteng dapat topnya. Nggak ada seperti keberatan oleh beban mekanis dari rasio. Larinya pun antep dan ajib saat final Ninja TU yang diadakan jelang magrib. Catatan Cupank adalah 7.116 detik. 

Di penyisihan Chupank juga tercepat dengan 7.196 detik. Wah ini sama saja memukul pasukan Jawa Tengah. Macam mana nih ABRT dan Potter? Ternyata pada jumpa start tuh. Terlalu nafsu kalee, hehe. Untuk ada tikus di sana. Maksudnya Miftah Tikus, kan benar, tikus yang mencuri makanan di amplos. Tikus ini memperkuat Mihama Batik Pekalongan yang bisa kedua dengan 7.169 detik. Selanjutnya silakan lihat hasil. Ardel

BACA JUGA

Hasil Drag Bike AHRS Sukoharjo, Jateng 14 Februari 2016

Drag Bike 2016 AHRS Sukoharjo: Bebek 200 TU 4T, FU Conks vs FU Solo, Penyisihan Time Sama

Drag Bike 2016 AHRS Sukoharjo: Penyisihan Sudah Ketat Di Kelas Bergengsi

Drag Bike 2016 AHRS: Minggu Penyisihan-Final, Sabtu Setting Di GDS!

Drag Bike 2016 AHRS Sukoharjo; Misteri Ninja TU 6.8 Detik OP27, Support BY HRP!  

  

 

BAGIKAN