nhk

Drag Bike 2016: Edan!!! Ninja STD HBM Revolusi  Tembus 7.056 Detik, Kado ‘Malam’ Pertama!

ManiakMotor – Edan!! Ninja STD tembus 7.056 detik dan ini baru rekor. Brosist pembaca setia portal ini pasti paham kalo Ninja STD bermain di 7.3 detik.  Pernah juga 7.2 detik, tapi sangat jarang. Nah, Ninja STD korekan Sigit SGT 22 ft Agung Botter ini malah 7.0 detik. Fantastis!

Itu sudah setara dengan Ninja TU yang speknya jauh lebih gila dibanding Ninja STD. Ya, iyalah! Awalnya, portal ini meragukan soal jarak tempuh alias nggak sampai 201 meter. “201 meter pas! Star line B 7.035 detik. Terus, ada pihak yang nggak percaya minta start di ulang lagi. Ganti start line A tembus 7.056 detik,”yakin Indra Luhur Prasetyo akrab disapa Sinyo, pemilik Ninja STD dengan bendera tim HBM Baru Revolusi Asal Sidoarjo, Jatim.

Dragbike,HBM,Jatim,
Indra dan Agustin, kado pernikahan

Infonya, rekor tadi dicetak oleh joki Chaka Bollo  di event Daytona Walikota Dragbike 2016 Seri 3 (18/09) lalu.  Dan Ninja STD ini pernah muncul di portal ini. Coba buka lagi, http://maniakmotor.com/drag-bike-2016-ninja-std-hbm-revolusi-sgt-22-ft-boter-terkencang-di-jatim-ini-resepnya/. Ini jadi bukti  lagi klaim Ninja STD terkencang di Jatim.

“Motor ini memang lagi kenceng juga hoki. Di samping itu, pebalapnya juga pas banget naiknya, bahkan sampai dua kali start ulang tetap 7.0 detik. Pastinya, itu asli timer 7.0 detik dan bukan akal-akalan, lantaran panitia yang minta start ulang,”ujar Sigit yang berkolaborasi dengan Agong Botter juru korek. Maksudnya, basic motor digarap oleh Agong Botter tapi di maintanence alias dirawat Sigit.

Lalu bagaimana penjelasan teknis, “Pertama kita racik ulang gigi rasio dengan cara mengurangi bobotnya sekitar 40 gram. Itu biar lebih gampang pas ngoper dan cepat dapat rpm atas,”terang Sigit seraya merinci komposisi rasio yakni 1(16-30), 2(19-28), 3 s/d 6 bawaan motor. Ukuran rasio itu spek Ninja TU. “Mulai dari 4 di model ‘matik’, jadi motornya mulai ngejet dari 100 meter setelah start,”timpal Agung.

Tetap saja porting eksos paling utama yakni transfer 43 mm, bost port 42,5 mm, exsos 31 mm lebar 43 mm. “Untuk mempercepat tenaga tengah ke atasnya saya ubah settingan porting exhaust kemudian untuk mengimbangi asupan bahan bakarnya saya juga mengubah settingan main jet di angka 155,” urai  Agung yang memakai knalpot KDX itu. Nah, asyiknya rekor ini bisa jadi kado istimewa bagi Sinyo-si pemilik motor, ”Yap, sejak 23 September kemarin, aku resmi jadi suami Agustin Dian Rahayu. Jadi, ini rekor buat malam pertama. Hehe,” girang Sinyo. Mantap! Ardel

Data Modifikasi :
Motor              : Kawasaki Ninja Tahun 2010
Kampas           : Standar
Membran        : Standar
Final Gear       : 13 – 39
Piston              : Standar diameter 59mm
Stroke              : 0.5mm
Karburator      : Standar Diameter 30mm
Pilot Jet dan Main Jet : 75 dan 155
CDI                  : RC
Koil                  : YZ
Knalpot            : KDX

Drag Bike Proliner ManiakMotor.Com

BAGIKAN