nhk

Drag Bike 2016 Jababeka: Rekor Sport 2T Std 150 Dipecahkan Kodok, Karbu Reamer, Galeri Foto

 

ManiakMotor – Karburator standar reamer alias diperbesar dengan pisau bubut diameter venturinya, kawin dengan rngka std atau standar. Karbu hubungannya dengan volumetrik ruang bakar. Maksudnya, dengan karbu std yang hanya bisa direamer 3 mm – lebih dari itu bolong – volume dalam ruang bakar yang sudah dikorek harus dipenuhi. Kalau itu nggak terjadi, mesin ngempos.

Karenanya, “Ruang bakar dibuat agar bisterima debit bensol yang dipompa karbu,” sambut M Yusron, usai Ninja Frame STD yang korekannya mencetak 7.279 detik di sirkuit Jembatan Ancol Jababeka, Cikarang, Jabar pada Minggu 14 Agustus 2016. Tepatnya, Ninja atas nama Simple Consept Ole SSS Excel Asia Takasago itu, membuatnya di event Proliner UMA Racing Boy Drag Bike Maniak 201M.

Catatan yang sudah jarang terjadi di Sport Frame Standar 155. Memang sih yang mencetaknya Eko Chodox yang belakangan kembali menemukan bentuk permainannya. “Mesin mulai ketemu sesuai permintaan karbu std reamer. Ada perubahan kecil-kecil dari ead dan lubang buang. Termasuk soal bubutan (reamer) karbu yang lebih presisi,” kata Yusron dengan keren sembari berbisik catatan Chodox ini masih dikalahkan Erza Chemonk dengan motor yang sama, tapi terjadi di kelas lokal Jabar.

Nah itu mesin, sedang rangkanya yang std juga tentu Chodox punya respnya. Apalagi katanya lintasan di Jababeka agak keriting. Resep pertama adalah bobot Chodox yang memang enteng. Lalu cara membawanya sehingga terjadi 7.2 detik. Chodox bilang, karena bobot Ninja pakai rangka std lebih berat, penyaluran tenaganya juga harus rata. Wah itu berkaitan dengan reduksi pada gigi rasio.

“Sedangkan untuk lintasan yang memang agak bergelombang, saya harus menjaga setang agar tetap tenang. Kan kalau setang goyang, motor juga akan goyang yang berpengaruh pada catatan waktu. Posisi badan yang sigap agak ke depan dan mendekap tangki bahan bakar standar,” kata Chodox.

Dua lawannya dari IUS SSS Excel Asia Takasago harus menyerah pada posisi pertama dan kedua. Asep Robot dari hit pertama dan kedua, rata-ratanya dapat 7.500 detik. Sedangkan Fandi Pendol mencetak 7.571 detik dari hasil hit 1 dan 2 yang dibagi 2. “Ok deh lain kali bisa dibalas,” singkat Pendol   yang sahabat baiknya Chodox dan sama-sama didukung helm GM. Panjul   

BACA JUGA

Hasil Drag Bike Proliner UMA Racing Boy Jababeka, Jabar 13 – 14 Agustus 2016

Proliner UMA Racing Boy Drag Bike Maniak 201M: Chodox Dan Chemonk Saling Patahkan Best Time, Galeri Foto

Proliner UMA Racing Boy Dragbike Maniak 2016:Pertama Digelar Langsung Pecah Rekor

Proliner UMA Racing Boy Drag Bike Maniak 2016 Jababeka: Best Time Sementara Chodox

Proliner UMA Racing Boy Drag Bike Maniak 2016 Jababeka: Heat 1, Matik TU 200 cc M. Dhiba

\

 

 

BAGIKAN