nhk

Drag Bike 2016 Jelang AHRS Gunung Kidul: Ninja Frame Std Jocell, Coba Leher Knalpot C

ManiakMotor –  Bicara power mesin 2T memang salah satunya bisa dibongkar dari knalpot. Perubahan sikit pada konstruksi dan ukuran pipa pelepas gas buang, langsung ngaruh banyak pada karakter mesin.

Knalpot masih lintasan gas bakar yang masih mentah untuk diturbulensi ulang ke ruang bakar. “Makanya pengaruhnya sangat besar pada mesin. Sama dengan yang kami lakukan sekarang untuk Ninja Frame Std,” kata Andre si owner tim Jocell dari Karawang, Jabar.

Riset knalpot ini dikebut untuk ikut drag bike AHRS di Jogja pada 27 Maret nanti. Itu kalau katanya keburu. Kalau tidak, riset tetap jalan terus untuk menghadapi event di seputar Jabar. Di provinsi ini, Jocell memang aktif.

Ninja langganan dikebut Yudhistira Jebir dan Andriansyah Ucil ini memakai leher knalpot model C untuk putaran rata. Kendati yang namanya mesin korekan akan sulit kalau sudah dapat bawah, atas pasti berkorban. Begitu hukum mesin, apalagi 2T sensitive untuk urusan ini.

Makanya katanya angka-angka porting ikut direvisi. Kompresi misalnya dibikin lebih rendah agar dapat rpmnya lebih tinggi.  “Pokoknya dengan perubahan ini targetnya 7.3 detik. Ini catatan yang rata-rata di papan atas Ninja STD,” tambah Andre.

Ikut ke Jogjalah. Rzk

BACA JUGA

Hasil Drag Bike Tulungagung, Jatim, 20 Maret 2016

Hasil Drag Bike Kajen, Pekalongan, Jateng 20 Maret 2016

 

Hasil Fun Drag Bike GDS Klaten, Jateng 18 Maret 2016   

Drag Bike 2016 AHRS (Seri 2) Gunung Kidul: Siapa Yang Bisa Mengalahkan Cebonk Di Klasemen Umum?

Drag Bike 2016 Pekalongan; ABRT 20 Bersama Niko Sakau, Pembalap Terbaik Jateng!!

BAGIKAN