nhk

Drag Bike 2016: Jupiter Z Alias Jupie 130 Pele (Injeksi), ECU aRacer RC1, Tembus 8.2 Detik!

 

ManiakMotor – Mesin bila sudah punya basis tenaga yang mumpuni, mau pakai karbu atau ECU tetap saja melejit. Macam Jupie karya si Pele dari Pells Motor yang coba nekat pakai injeksi tembus 8.2 detik. Padahal, katanya dia belum mahir memainkan injeksi dengan ECU aRacer RC1 pakai throttle body diameter 30 mm copotan CB150R .

Macam mana bila disiapkan serius? Sebab, sebelumnya si Pele sedang riset All New Satria F150 (injeksi) buat tarung di Bebek 200. Eh yang nongol duluan malah Jupie 130 yang pengabutan bahan bakarnya elektronik. “Karena elektronik ini semuanya real time, feeling sebagai mekanik masih terbiasa konvensional. Begitu mesin minta bahan bakar lebih besar, bingung juga mengatasinya. Sebab, software pada ECU-nya sudah mantok. Bukan mentok pada alatnya, tapi ilmu pengetahuannya, hehe,” kata Pele alias M. Arif Sigit Wibowo itu.

Itu Jupie 130 aslinya karbu dimodif jadi injeksi. Lalu dilepas di event Kajen, Pekalongan, Jateng (5/6) lalu di kelas Bebek 130 4T TU. Salut! Pastinya, terus menambah daftar wabah injeksi di balap karapan.  Belum podium lima besar sih, tapi pertama turun sudah tembus 8.2 detik, tadi. Jokinya Dwi Batank (Batang). Ya, tinggal nunggu saja, injeksi ini bisa podium puncak.

Apa pun, Pele yang ngaku masih ‘awam’ injeksi berani bersksperimen. Di Kajen aRacer RC1 itu disetel dengan AFR 12,5:1. Wkwkw. Ya bisa jadi program dan fitur yang disajikan familiar alias mudah dipahami. Beda cerita ketika ditanya flowrate, ”Wah, iki aku jelaske sik bingung masalah flow rate iki.  Rata-rata angka maping iku yo? Soale aku yo lagi belajar. Hehe,” kata Pele yang asli wong Jowo dari Boyolali itu. Bagi yang nggak mengerti, maklumkan saja deh. Yang jelas maksudnmya, si Kupret? Lho, kok Kupret! Ya, Pele dan Kupret alias Suhartanto bekerjasama di tim road race Kawahara. Pele pegang Sonic 150R pemula (MP6), sementara Kupret jadi ‘konsultan’ tim-tim Honda di motoPrix.

Selamat belajar deh! “Tenaganya udah joss. Tinggal finishing injeksinya aja. Kemarin masih terlalu kering. Harusnya bahan bakar dibesarkan, tapi kelihatannya pada bingung mengatasinya,  hehe,” salut Dwi Batang yang ngaku senang ada tantangan cara bawa injeksi yang lebih halus tenaga, walaupun mesin sudah disentak. Tuh kan! 

Jadi macam mana nih, Jupie 130 karya Haris Shakti Wibowo alias Mlethiz? Bedanya Mlethiz belum juga turunkan di arena dengan alasan, tak ingin asal turun selama belum perfect. Kalau dia sih, paham ECU. Eit, pastinya ditunggu kehadirannya di event garapan portal ini yang mantap punya. Waktu dan tempat masih nego. Di seputaran Jabar dan Banteng pada Juli atau Agustus. Nama eventnya Proliner UMA RCB Drag Bike Maniak 201 meter. Hadiah melimpah yang nggak juara saja dapat oleh-oleh, paling tidak dapat karet selongsong gaslah. Yang jelas bracket time juaranya sampai 10. Ardel

BACA JUGA

Hasil Drag Bike Kajen, Pekalongan, Jateng 5 Juni 2016

Hasil Drag Bike Madiun, Jatim 5 Juni 2016

Drag Bike 2016; Ninja TU Nikmat Flores ABRT, Juara Pakai Joki Lokal, Satu Lawan Satu!

Drag Bike 2016 Kajen: Asep Robot, Rookie Penggoyang Jateng!

Drag Bike 2016 Kajen: FU STD Pemula, Podium Open, Resepnya Kompresi!

BAGIKAN