nhk

Drag Bike 2016 Kediri, Jelang AHRS Sukoharjo: Jupie 130 ABRT, Piston Moto 1 Racing!

 

ManiakMotor – Waspada! Jupie 130 ini punya amunisi piston Moto 1 Racing. Dia punya motor  bisa membungkam para pesaing di AHRS Drag Bike seri perdana (14/2) Minggu ini. Itu piston asli balap yang lahir dari para periset yang kamu belum main balap, mereka sudah jadi piston balap, hehe.  Makanya jauh lebih ringan karena pale pistonnya pendek, tidak gampang pecah dan minim gesekan.  Tipe forging alias forged sama saja bro.

Begitu yang diungkapkan AB Bendol, punggawa ABRT SSS Excel Moto 1  asal Salatiga, Jateng. Wah pantas disponsori sih. “Ohh maaf, sudah setahun saya pakai piston Moto 1 Racing model forging. Dia punya kelebihan pada coakan payung klep bisa lebih dalam. Lift klep saya bisa angkat 9.8 mm,” jelas Bendol yang membuktikannya  di event Kediri (7/2) kemarin, joki andalan mereka Niko Sakau (Kudus) tercepat dengan 8.233 detik.

Pastinya, dengan Jupie 130 Bendol di kelas Bebek 130 cc 4T TU, kelas dengan persaingan super ketat. Di Kediri hadir jagoan-jagoan Jatim macam Wijaya Racing (Kediri) dan SJRT Uye-Uye (Kediri). “Nah masih ada lanjutan cerita piston Moto 1. Lebih ringan, sebagai pembanding Daytona 127 gram, Moto 1 Racing hanya 110 gram. Berarti punya keuntungan pada  efisiensi mekanikal, dengan piston forging 55.25 mm,” sebut Bendol yang jadi salah satu juru kampanye Moto 1 tahun ini. Sah dan boleh-boleh saja, faktanya bisa punya prestasi.  

Piston dengan harga dikisaran 650 ribu-an itu ada model dua ring piston dan single. “Batas limit sih bisa setting dari CDI. Dengan piston enteng seperti ini tembus 17.000 rpm. Tapi riskan bangat kalo sudah masuk 17.000, makanya disetting mentok 16.000 rpm bila pas balap. Untung setting 15.000. Sssst… yang tipe casting juga ada buat liaran, harga separuh dari forging,” ungkap mekanik nyentrik seraya bercerita dengan piston Moto 1 ada kenaikan.

Katanya, hasil dyno menunjukan 27.5 dk dengan torsi 15.5, ”Tadinya dikisaran 26.8-27 dk. Jadi memang ada kenaikkan,” yakin Bendol. “Spesifikasi lain durasi noken in 275o ex 278o dengan lift in 9.6 mm dan lift ex 9.8. Hal lain yang jadi pembeda, masih tetap dengan pelatuk model templar bukan roller macam yang jamak dipakai saat ini. Itu dengan pertimbangan lebih mudah bawa rpm-nya. Sewaktu-waktu buka rpm pada waktu start awal,” tutup Bendol yang yang mengaku juga tetap setia dengan karbu UMA 30.

Wah udah dihubungi UMA Racing belum? Ardel

BACA JUGA

Hasil Drag Bike Kediri, Jatim 7 Februari 2016

Hasil Drag Bike Kebumen, Jateng, 7 Februari 2016

Hasil Drag Bike Cimahi, Jabar 6 Februari 2016

Drag Bike 2016 AHRS (Jelang): SJP 33 Modal Nekat Kembali Jagokan Cebonk, Melawan Chodox

Drag Bike 2016 Cimahi: Robot Kecundangi Hendra Kecil Di Sport 150 TU 2T, Muncul Knalpot RCB

 

 

BAGIKAN