nhk

Drag Bike 2016 Kudus: Chodox Dan Batank Takluk Pada Sakau, Rahasianya Di Helm Karbon GM-nya!

 

ManiakMotor-Man of the match yang berarti pemain terbaik. Ya, Niko Sakau tampil sebagai joki terbaik diantara joki top lain. Dari lima kelas point, dua kelas diantaranya yakni bebek 130 cc 4T TU dan sport 2T 155 cc rangka standart podium pertama.

Cukup menghantarkan Sakau dari Kudus alias tuan rumah jadi juara umum dengan total point 94. Satu unit Suzuki Nex berhak diboyong pada Gadhuro Kudus Drag Bike 201 M yang disokopul oleh rantai dan gir I’ts Racing, ya SSS. Event ini mengambil lokasi di Jln. Lingkar Jati, Kudus, Jateng (28/2). Prediksi portal ini benar adanya. Cob abaca ini;  

Disebut oleh Benny Sastro Atmojo kliker Jupie 130 (Samodro Pitik Sukoharjo) bahwa kali tampil dengan riset terbaru yakni, karbu UMA 30 mm. Wah pindah ke UMA semia nih.  Juga diceritakan oleh AB Bendol punggawa ABRT20 (Salatiga), Ninja STD yang dibawa spek anyar juga.

Sakau memang paham lintasan, tenang dalam menjalankan tugasnya. Jadi, meski pertarungan ketat, start pun dilakukan dengan tepat. “Kuncinya di kelas bebek 130 TU, kelas point yang pertama kali dimainkan. Di kelas ini jangan sampai melakukan kesalahan, sebab akan berpengaruh pada kelas berikutnya,” kata Sakau yang konon nilai total kontraknya tahun ini di atas Rp 100 juta. Mantap!

Sakau tak menampik ada kunci rahasia penting lain pada sukses kali ini. Apa tuh? “Helm GM spesial disgn ku ini bobotnya lebih ringan dibanding sebelumnya. Hanya 800 gram, sebelumnya hampir 1 Kg. Jelas lebih nyaman, percaya diri. Konsentrasinya mantap,” beber Sakau pada helm GM yang  memang diperuntukan untuk drag bike.

Menyoal ini, juga diakui Dwi Batank (Semarang), Batank yang jadi salah satu pesaing harus puas di posisi kedua dengan total point 74. “Ini juga tipe helm bahan karbon yang lebih ringan. Bukan rahasia, balap karapan semua elemen punya potensi cetak prestasi, termasuk helm yang ringan,” sambung Batank sambil tunjuk helm GM. Sstt..berkat pelindung kepala itu, NinjaTU korekan Babahe Racing (Semarang) yang dipacunya cetak rekor 7.0 detik.

Oke deh, nantikan tulisan lengkapnya. Lalu, diposisi ketiga justru ada Mahmud Arjuna (Klaten) dengan point 72. Chodox ke mana? Kali ini Chodox harus akui keunggulan dan daya magis, karna joki kawakan itu harus puas di posisi kelima di bawah Hendra Kecil (Magelang). Good job Sakau!! Ardel

BACA JUGA

Hasil Drag Bike Kudus, Jateng 28 Februari 2016

Hasil Drag Bike Cicangkal, Tangerang, Banten 28 Februari 2016

Piston Moto 1 Racing Ninja 150; Ring Piston Kaki Meja

Drag Bike 2016 Kudus: FU 200 Pells Kawahara, Kembali 7.2 Detik

Drag Bike 2015 Kudus: Peserta Di Atas 400 Starter, Hujan, Bikin Ban Basah Sendiri..!

 

BAGIKAN