nhk

Drag Bike 2016: Ninja Std Bikinan Bara Weda Konsisten di 7,3 Detik, Tantang Kemo Dan Bendol

ManiakMotor – Tinggi lubang buang Ninja Frame STD ini nggak dalam-dalam amat, cuma 29 mm diukur dari bibir silinder atas. Itu salah satu langkah agar tenaga tergeser banyak ke atas. Joki nggak terlalu berpikir saat start rodanya spin.

Begitu loh pendapat Bara Wedha. Nama ini di lintasan balap lurus sudah malang melintang. Dia ingin jadi mekanik. Jadi dia tahu teori dan praktek dari tinggi lubang buang. “Saatnya belajar bikin mesin sendiri, karena ngebengkel jadi buat tabungan di masa mendatang setelah nggak bisa jadi joki. Ninja std ini jadi proyek awal dan yang saya pahami tinggi lubang buangnya,” terang Wedha yang asal Semarang, Jateng itu.

Bara yang memulai karir 2007 dan pernah membela tim gede Marcelio itu, yakin dengan tinggi lubang segitu, kompresi nggak perlu tinggi-tinggi amat. Ruang pemampatan bahan bakar masih banyak sisanya. Tenaga juga tersedia sejak rpm bawah.

Lebar lubang buangnya 41 mm yang katanya pas dengan tingginya. “Tinggal saya kawinkan dengan head atau kepala silinder. Sudut squish 15o dan lebarnya 7 mm. Pokoknya dengan kombinasi ini, motornya enak saat start,” kata Bara yang mengklaim setiap kali tampil karyanya rutin berlari 7.3 detik. 

Berarti sudah bisa tantang Ninja racikan AB Bendol, Potter dan Yudha Senjaya? Ah dia sih silakan-silakan aja. Lha wong namanya event pasti semua ketmu kalau ikut dalam satu kelas. Yang jelas si Bara sudah punya arah jadi mekanik, kalau jasanya nggak kepakai lagi jadi joki. Panjul

BACA JUGA

Drag Bike 2016: Wiwi Mungil Tantang Portal Ini Soal Hubungannya Dengan Cebonk

Drag Bike 2016: Rully PM Dan Timnya Rajin Ke Kawasan Jabar Dan Jabodetabek

Drag Bike GDS Fun Drag Bike HUT RI, ‘Tribute’ Angga Scrut, Setia Hadir Bersama GDS!

Proliner UMA Racing Boy Drag Bike 201 M, Perjuangan Anak Rantau!

Drag Bike 2016 Pasca Jababeka:Chodox ‘Gugat’ Sistem Heat, Aturan Kuno! Merdeka…

BAGIKAN