nhk

Drag Bike 2016: Penceng Singkirkan CDI RC, Ganti Ini Ninja STD Podium Kedua!

Dragbike, YPM55, Mlitan, Malang, Jatim

ManiakMotor –  Seorang mekanik harus punya banyak akal, jika ingin hasilnya meraih podium. Apalagi di kelas standar (Std), korekannya masih 11-12 alias mirip. Makanya, ketika ditanya sama Setyoko alias Penceng apa riset ‘nyeleneh’ pada Ninja std milik tim YPM 55 Militan, Malang, Jatim dirinya langsung menunjuk CDI (capasitor discharge ignition).

Ya, di sini Penceng lebih memilih CDI Suzuki RGR. Menarik diulas! Memang, saat ini dominan pakai CDI Suzuki RC 100 pada Ninja STD. ”Pilihan ini lebih karena idealisme masing-masing mekanik saja. Bagi saya, secara teknis CDI RGR limiter RPM  bisa lebih tinggi hingga  19.000. Kalo RC dikisaran 13.000,”sebut Penceng.

Untuk magnet dan koil, Penceng pakai magnet standart dan koil YZ 125. Artinya, otak pengapian alias CDI RGR tadi punya kelebihan power atas lebih ‘jerit’ sedangkan tenaga bawah juga kuat. “Jadi memang rpm bisa lebih rata dari rpm bawah sampai atas bila diaplikasi di mesin Ninja. Kalo pakai CDI standart, Ninja AC rpm atasnya basah,”jelas Penceng yang punya workshop di Klaten, Jateng itu.

Hasil? Event di Gresik, Jatim beberapa waktu lalu (6/11) jadi bukti, Ninja STD milik Yoega ini mampu podium kedua dengan catatan waktu di 7,3 detik. Mantap! Ardel

Drag Bike ManiakMotor Desember 2017

BAGIKAN