nhk

Drag Bike 2016 Semarang; Lagi, Ninja TU ABRT SSS Moto 1 Racing, Mantap Ya..!

 

 

ManiakMotor – Cerita rasio dan piston Moto 1 Racing kembali mencuat. Juga ngomongin keunggulan SSS rantai dan gir bersama pelek Excel Asia Takasago. Tanya kenapa? Ya, karena produk ini pula yang jadi bagian dari kemenangan. Podium terhormat dengan persaingan yang ketat. Produk sponsor yang menghidupi tim dan portal ini, hehe.

Nah, begini, duel Ninja TU ABRT20 Vs Sanjaya Racing Minggu lalu (14/2) di Sukoharjo, Jateng to be continue alias berlanjut. Tepatnya pada King Of Battle yang berlangsung di sirkuit PRPP, Tawang Mas, Semarang. Keduanya, kembali saling kalahkan di dua kelas bergengsi yakni sport 2T 155 cc TU alias Ninja  TU dan super FFA (Free For All).

Bedanya, kali ini bertukar posisi.  AB Bendol punggawa ABRT20 (Salatiga) pegang Ninja TU, sedangkan Yuda ‘Kemo’ Sanjaya dari Sanjaya Racing (Jogja) kunci super FFA. “Cebonk memang minta main di Semarang, sekalian final setting beberapa motor yang trouble di AHRS kemarin. Juga ada proyek mendampingi tim baru asal Papua,” ungkap Yuda seraya menybut Duri Sambit tim yang dimaksud.

Cerita perebutan tahta di dua kelas tadi fokus pada dua kliker itu. Bendol sendiri tetap mempercayakan pada duet maut joki Niko Sakau (Kudus) dan Kiki Codet (Demak). Sakau kali ini terlihat lebih rileks, ”Kuncinya memang pada ketenangan. AHRS lalu egang dengan persaingan super ketat. Kali ini, start sempurna dari mengatur rpm awal, baca lampu, lepas koplimg dan gas,”ungkap Sakau.

Lain hal dengan Codet yang harus telan pil pahit tanpa sianida. Terbunuh sebelum menyentuh finish alias jump start. Wkwkw… Pun begitu, Codet berani blak-blakan, “Piston Moto 1 Racing bikin lebih cepat atasnya. Powernya juga lebih jalan yang diratakan oleh rasio Moto 1 juga. Apa boleh buat, jump start,” kata Codet.

Sementara Ninja TU karya Babahe Racing (Semarang) dengan Dwi Batank haarus puas di posisi ke-4 di Ninja TU pada catatan waktu 7.132 detik. Sebagai tuan rumah, kan mereka memang tak bisa dianggap enteng.  “Power sih berani diadu, tapi semalam memang ada masalah dengan gigi 3 dan 4,”tutup Batank yang sukses podium pertama di sport 2T 140 cc TU. Cerita lengkapnya, nantikan saja! Ardel

BACA JUGA

Hasil Drag Bike PRPP Tawang Mas Semarang, Jateng, 20 – 21 Februari 2016

Drag Bike 2016: Pengorek FU 200 Solo, Coba Racik Ninja TU, Target 50 Dk

Drag Bike 2016 Semarang Night Race: Codet Vs Batank Vs Chodox, Ninja TU King Of Battle!

Drag Bike 2016 AHRS Sukoharjo: Jetting Karbu UMA Di Bebek 130 Bikin Juara Jupie V-Reinz

Drag Bike 2016 AHRS Sukoharjo; Set-Up FU CMT Di Lokasi Bebek 200 TU 4T, Bikin Juara, Galeri Foto!

BAGIKAN