nhk

Drag Bike 2016 Semarang; Yamaha Touch Babahe Pakai Silinder 125Z, 7.2 Detik Sport 140, Batank Factor!

 

ManiakMotor – Blok dan head 125 Z aplikasi di Yamaha Touch. Itu lantaran basis mesin-nya memang  persis. Juga dengan pertimbangan masih aman saat diporting oleh pisau korek. Pakai blok dan head asli, riskan bolong dan kemasukan air radiator. Terlalu tipis bila dibikin tirus. Bahaya!!

Selain itu pakai blok silinder 125 Z radiator bisa dilepas, torsi bisa naik, dan rpm lebih tinggi. Radiator ini malah menghambat panas idealnya untuk ukuran drag bike yang hanya sebentar. Kalau untuk harian jangan dilepas mas. Hitungan tinggi lubang buang pada lubang knalpot itu bisa digali 4 mm atau  24.5 mm dari standar 28.08 mm. Artinya lintasan uap bahan bakar lebih singkat. Weeennnnng…. geeetu bro.

Lalu, sistem pengapian percaya pada Ninja AC, CDI RC, koil dan magnet YZ. Kolaborasi itu diyakini enteng ke rpm tinggi ala mesin 2-Tak. “Karakter Tawang Mas di malam hari, aku memang paham. Tahu sendiri, trek ini seperti rumahku dan instanaku, hahaha,” mantap Batank yang jelas juara di Sport 140 2T TU di King Battle Drag Bike di Tawang Mas, Semarang, Jateng pada 20 Februari, malam Minggu lalu .

Bisa juga disebut Batank factor dengan best time meyakinkan 7.2 detik. Tapi memang satu paket dengan motor. Perhatikan lagi spek  susulannya. Manajemen arus bahan bakar oleh karbu PWK As 38 dengan spuyer 165/62. Kelebihan karbu ini bisa memanipulasi udara dan bahan bakar homogen dari putaran bawah menengah. Kecepatan dan akurasi menutup lidah membrane diatur V-Force 3. Begitu yang diceritakan Wahyudi Gunawan akrab disapa Babahe punggawa Babahe Speed Shop (Semarang).  

Hasil ini juga memperkuat image Babahe di sport 2T. Tim yang bermarkas di Jln. Gajah Raya No 11 Semarang Timur itu memang kuat di beberapa kelas itu. “Knalpot AHM 125 Z model lama. Lumayan mengangkat tenaga,” lanjut mekanik yang low profile itu.

Sport 140 2T di event SSC (So Tech Sport Club) kali ini lumayan anget, padahal balapnya berlangsung malam alias dingin. Itu sih lantaran hadir pesaing ternama macam Touch Yuda Sanjaya dan RX Z ABRT karya AB Bendol. “Lagi coba joki pemula, Wildan Kecil. Juga ini motor baru dari tim Duri Sambit asal Papua Selatan,” bilang Kemo, nama tenar Yuda Sanjaya.

Touch miliknya masih terselamatkan dengan Alvan Cebonk (Nganjuk) di posisi kedua yakni 7.399 detik. Upss! Pastinya, Touch Babahe ini kembali akan diuji Minggu ini di Gadhuro Open Drag Championship 2016 di Kudus, Jateng. Buktikan! Ardel

BACA JUGA

Hasil Drag Bike Ponorogo, Jatim 21 Februari 2016

Hasil Drag Bike PRPP Tawang Mas Semarang, Jateng, 20 – 21 Februari 2016

Drag Bike 2016 Semarang; Lagi, Ninja TU ABRT SSS Moto 1 Racing, Mantap Ya..!

Drag Bike 2016 King Battle Semarang: Jupie 130 SRR Bersama Batank 7.975 Detik, Ckckck, Karbu UMA

Drag Bike 2016: Pengorek FU 200 Solo, Coba Racik Ninja TU, Target 50 Dk

Drag Bike 2016 Semarang Night Race: Codet Vs Batank Vs Chodox, Ninja TU King Of Battle!

BAGIKAN