nhk

Drag Bike 2016; Stop Press!! AHRS Pindah Lokasi, Kudu Safety, Rapi, Regulasi!

 

 

ManiakMotor – Drag AHRS IRC Seri 1 yang rencana digelar di Kajen, Pekalongan, Jateng gagal. Lho kok? Ya, gagal digelar bukan batal alias pidah lokasi. “ Terkait dengan agenda pelantikan Bupati Pekalongan. Maka, dipindah ke Sukoharjo, Jateng tetap dengan tanggal yang sama atau seri 1 bersama Piala Ketua DPRD Sukoharjo,” bilang Ganjar Adhi P, juru bicara Erdeve Racing Organizer Indonesia (EROI).

Sebagai event barometer  karapan saat ini, memang jadi perhatian tim-tim papan atas sebagai pembuktian gengsi mereka. Pun begitu, “Pemilihan sirkuit tak boleh asal-asalan. Standar safety kudu diperhatikan,” bilang Eko Chodox Sulistyo.

Juga soal jadwal race, mengingat penyisihan dan final diselesaikan dalam satu hari (Minggu). “Membludaknya kelas bracket 8 dan 9 di beberapa kali event sebelumnya, harus diantisipasi. Bukan rahasia bila bracket bisa tembus di angka 150-an starter. Tegas dan diimbangi dengan disiplin peserta,” sambung Dwi Batank (Semarang).

Bicara kualitas event memang ada beberapa indikasi seperti tim-tim yang ambil bagian, hadiah,”Paling penting penataan yang rapi. Paddock, waiting zone dan tata cara perlombaan. TPM Drag Bike dengan Trendy Promo Mandiri  dan TDR Drag Bike bersama FR Action beberapa tahun lalu bisa jadi contoh,”ujar Robby, Manager Simple Concep Ole (SC), salah satu tim dengan managemen professional saaat ini. 

Jangan lupa pula regulasi macam bobot dan scrut kudu konsisten diterapkan.  Ya, saran dan masukan tadi semata demi jaga kualitas dan kepercayaan AHRS Drag Bike. Dengan begitu kerja keras  tim dan pengorbanan para penghobi ‘terbayar’. Karena ditangan mereka pula persaingan jadi lebih hidup.

“Untuk kelas point memang ada perubahan dibanding tahun lalu. Tapi format juara kelas point di TPM bisa jadi acuan. Ada juara umum, tapi ada juga juara dari kelas point,” timpal Taufiq Dwi Jatmiko alias Taufiq Omponk. “Untuk safety pembalap dengan wajib werapack kelas point. Makanya, kita sediakan sewa wearpack untuk yang belum punya. Kelas supporting dan lokal masih bebas alias tak wajib wearpack, tapi tetap safety,”tegas Yudha Praseta komandan EROI. 

Oke sip! Ardel 

BACA JUGA

Hasil Drag Bike Jepara, Jateng 31 Januari 2016

Drag Bike 2016 Jepara: Ninja STD OP 27, M. Raihan 7.0 Detik

Drag Bike 2016: Model Injeksi MBKW2 Di Bebek 130 4T TU, Siap Di AHRS Pekalongan

Drag BIke 2016 Jepara: Hebohhhh… Biasanya 8.2 Detik Bebek 130 4T 7.641 Detik, Bombastissssss..

DRAG BIKE 2016 AHRS IRC SERI 1 PEKALONGAN : Jupie SRR, 7.9 Detik Karya MBKW2, UMA 30!

BAGIKAN