nhk

Drag Bike 2016: Teknik Eko Chodox Menurunkan Roda Depan, Ngangkat Saat Start

chodox-cara-turunkan-motor-1a

ManiakMotor – Wheelie alias roda depan terangkat, tetap akan ditemui saat start di drag bike. Bisa terjadi pada para senior papan atas Indonesia sekali pun, apalagi pemula. Tapi buat pemula, bila itu terjadi mereka bereaksi menutup gas untuk menurunkan roda depan. Padahal itu keliru, time akan akan melorot seperti celana kamu yang kedodoran.

Eko Chodox Sulistyo punya trik sendiri untuk mengontrol  roda depan terangkat tersebut, tanpa banyak membuang time. “Usahakan tetap tenang. Jangan panik, biarkan beberapa saat roda terangkat dan pandangan tetap fokus ke depan,” kata Chodox dengan tenanganya yang saat dihubungi Sabtu 3 September 2016 sedang menuju Klaten, Jateng untuk ikut GDS Drag Bike pada Minggu 4 September 2016.

Bukan omong kosong Mas Eko yang membela Simple Concept Ole SSS Excel Asia Takasago tersebut. Coba perhatikan foto di atas dan di dalam artikel. Roda depan motornya sempat terangkat saat ikut event drag bike maniakmotor.com di Jababeka, Jabar pertengahan Agustus 2016, tapi dia tetap juara. Foto ini kalau tidak keliru saat ikut Sport 140 2T TU yang Chodox juga juaranya pada event berjudul Proliner UMA RCB Drag Bike 201M tersebut.

Menurut Chodox saat terangkat posisi duduk jangan diubah dan badan tetap menunduk tiarap. “Di saat sama gas tetap stabil seperti biasa untuk menambah kecepatannya. Tetapi jari tangan kiri usahakan menarik sedikit-sedikit tuas kopling. Dengan menarik kopling dorongan tenaga akan berkurang dan roda depan pasti akan turun dengan pelahan. Coba lakukan berulang untuk latihan sampai mahir,” tambah Chodox pada elmunya.

Chodox yang punya jam terbang tinggi tentu sudah dipraktekan berulang-ulang saart roda terangkat itu. Baginya di drag bike itu hanya ada dua kesempatan, yakni penyisihan dan final. Kalau ketemu promotornya sableng, biasanya langsung final. “Nggak mungkin final diulang hanya gara-gara roda depan peserta terangkat, hehe. Jadi cara kopling yang paling ampuh saat ini,” jelas Chodox sembari berbisik kopling ini dimainkan bila roda depan terasa akan lama terangkatnya. Artinya bila hanya gejala tak perlu, yang penting tetap tenang.

Makanya saat start salah satu jari jari selalu berada pada tuas kopling seperti yang ada pada foto dilakukan Chodox. Jangan melakukan pengereman dan melawan roda depan dengan badan. Pokoknya kuncinya pada tuas kopling dicuil sikit-sikt. “Memang roda terangkat ini dengan cara diturunkan lewat mencuil  kopling tetap berpengaruh pada catatan waktu, tapi nggak banyak ketimbang menutup gas, mengerem atau melawannya dengan menggeser badan,” tutup Chodox yang berjanji akan memberikan elmu lain lagi.

Eh dia juga janji akan ikut event drag bike by maniakmotor.com yang akan diadakan 13 November 2016. Ah masih lama. MM

BACA JUGA

Drag Bike 2016: Adi S Tuyul (Surabaya), Alami Insiden Saat Setting, 15 Jahitan di Pelipis!

Karburator Moto 1 Racing Venturi 30 MM, Khusus Drag Bike Dan Liaran

Drag Bike 2016: Jupie 130 Dari Jawa Acak-Acak Banten, Jakarta Dan Jabar, Karbu UMA 30

Drag Bike Klaten 2016 Jelang: Bebek 130 Jupie Ditantang Cetak 7.9 Detik di Trek Licin. Bisa Ngak!

Drag Bike 2016: Hati-Hati FU DI Bebek 200 TU 4T Dengan MX-King Yang Satu Ini

BAGIKAN