nhk

Drag Bike 2017 Banjar: Ilmu Kipas Ninja TU IUS SSS Excel Asia Dapat 6,863 Detik

Drag Banjar 2017

 

ManiakMotor – Mantap! Rekor FFA (Free For All) kembali pecah sesama Ninja. Sebab, rekor aslinya masih tetap bertahan atas nama Eko Chodox yang pakai KTM250SX yang dicetaknya 2013 dengan 6.671 detik. Kali ini Asep Robot yang mencetak 6,863 detik alias lebih cepat 0,027 detik dari Ninja FFA sebelumnya yang dicetak Gerry Percil di event Slawi (19/2).

Robot menulisnya di event  Pertamax Drag Bike Championship (seri 2) di Banjar Patroman, Jabar (13/5). Robot mendapat time tersebut saat babak penyisihan yang notabene masih main aman. Seperti juga dibeberapa kelas lain macam bebek 130 TU, bebek 200TU, Ninja STD torehan waktu kali ini menggila.

Soal ini, Eko Chodox sudah bilang yang sangat mendukung  lintasannya, ”Treknya bagus. Bersih dan karakternya juga kasar,” komentar Chodox. Maksudnya aspal kasar, pori-porinya besar-besar, macam pori-pori sirkuit internasional, walau cuma jalanan biasa. Makanya gripnya selalu dapat dan power tersalur semua-muanya.

Tetap menarik diulas Ninja TU milik tim IUS Motor SSS Excel Asia Takasago Krisna Adi Pekajaman itu. Sebut Pekajaman maka ada nama Nugroho alias Potter, ‘biang kerok’ yang bikin motor ini kencang. “Ninja TU ini kali pertama tembus 6,8 detik. Pakai blok baru dengan piston oversite 100, langkah piston tetap standar,” buka Potter dengan hitungan eksos 28 mm dan transfer 42 mm.

Potter juga bilang model porting kali ini beda dengan sebelumnya. Dari sebelumya model oval, tapi yang ini model kipas. Tenaga bawah model kipas lebih kuat, maka enak saat dapat grip aspal yang bagus. ”Itu lantaran dengan model kipas profil bukanya lebih lebar,” jelas Potter yang masih pakai hitungan rasio sama dengan sebelumnya.

Overall, mampukah ilmu kipas ini kembali bertaji di babak final hari ini? Kita tunggu saja! Ardel

BACA JUGA

Hasil Drag Bike Banjar Petroman, Jabar 14 Mei 2017

 

BAGIKAN