nhk

Drag Bike 2017: FU 200 Alifka RCB1, Ilmu Trek Licin From Chodox!

chodox,idc 3, dragbike

ManiakMotor – Dengan diameter klep 27/23 mm ini sikat podium pertama bebek 4T 200 cc TU IDC Seri 4, Purbalingga, Jateng (3/9). Dengan joki Eko Chodox Sulistyo (Semarang), FU 200 tim Minak Jinggo Alifka RCB1 korekan M. Yusron cetak 7.294 detik di babak final.

Ternyata, Chodox juga menerapkan trik Gerry Setyawan yang tercepat di babak penyisihan dengan alur ban terbalik. “Hahaha..nggak ngaruh itu! Itu biar pada paham aja, kalo trek dan ban licin itu bahaya. Pastinya, untuk trek licin mesti star dengan rpm kecil,” jelas Chodox yang pernah cetak 7,0 detik di event Pertamax Dragbike Banjar Patroman, Jabar.

Bagi Chodox, lintasan di Purbalingga lebih licin dibanding di GDS Klaten. “Start main di rpm 3000-an, trek normal di kisaran 6000 rpm. Koplingnya harus diurut,” beber Chodox seraya tegaskan data tadi untuk spek bebek 200. Itu artinya, beda spek, beda data pula.

Ambil contoh, spek Ninja TU. Di trek normal 8000-an, trek licin dikisaran 4000-an.Tapi dalam situasi begitu, kata Chodox perlu kecermatan mensiasati kondisi trek. Utamanya, teknik ngoling, itu kunci utama start mulus. Sip! Ardel

BACA JUGA

http://maniakmotor.com/hasil-drag-bike-jogja-27-agustus-2017/

BAGIKAN