nhk

Drag Bike 2017: FU 200 TGP, Hasil Setting Alam ‘Ghoib’, Buset 7.005 Detik! Rekor..!

Drag IDC FU Tukul 2017
Ini mekanik dan jokinya. Bukan orang dari alam berbeda

 

ManiakMotor– Bisa jadi FU ini pemegang rekor Bebek 200 4T TU saat ini. Eh, nggak tahunya FU ini korekan Tukul yang bukan lap top. Mirip Tukul benaran yang pernah jadi host acara alam ghaib, FU ini juga hasil ‘ghaib’. Serius, nggak bo’ong, sumpah nggak pakai pocong!

Wawan Kristarto yang bertapa di Gunung Kidul, eh maksudnya dari Abakura Ditra (Solo) Jaya mengaku pada portal ini. Kliker yang kondang di spek Bebek 4T 200 cc TU itu, sportif ada yang mengusik, tentu dari ghoib tadi. Ada pesaing berat di spek bebek ‘FFA’ yang bukan dari alam lain tapi nyata berbentuk Satria FU. Itu motor sudah mengikuti aturan main 200 cc.

Wawan akui itu jelang seri final IDC (Indonersia Drag Championship) di Sirkuit Lanud Gading, Yogyakarta (19/11) lalu. Dann….memang terbukti, FU tadi sikat podium pertama dengan joki Adit ‘Coco’ Setiawan. Eh best time 7.343 detik. Catatan itu memang tak fantastis, lantaran kondisi trek basah. “Best time FU kita 7.005 detik pas di event Kejurda Bali ,” kata Yoga Ilham Sayekti yang juga masih berwajah mekanik. Wuihh..kencang amat ya!

FU tersebut mengusung nama TGP (Tim Ghoip) yang rata-rata atau sudah umum menggunakan karbu PWK 38 Airstrike. Bentuknya karburator, bukan jadi-jadian. Tapi pasti settingnya presisi. Pas dengan kompresi yang diakui 15,1:1, namun saat lintasan basah masih bisa dikontrol. Tenaganya nggak muncul dadakan yang bikin pembalapnya seperti di alam lain, haha.

Durasi kem juga begitu, 268° yang melayani diameter porting 36 mm (in) dan 34 (ex). Tapi ini bentuk portingnya bulat. “Memang angkanya hampir mirip-mirip dengan FU yang kencang lainnya. Tinggal memainkan akurasinya,” tambah Yoga yang asli Lamongan, Jatim itu tanpa komat-kamit melapal guna-guna agar kencang.

Memang mekanik ini akrab disapa Cak Tukul, yang pernah jadi pembawa acara alam Ghoip. Eh salah, namanya saja yang serupa. “Kompresi, porting, dan durasi memang jadi kuncian. Angka juga hanya data, selebihnya misteri bin ghoib. Hehe,” canda Cak Tukul… ihhh ngeri bro, maksudnya seyem.

“Secara teknik kompresi setara pesaing, dan memang memanfaatkan putaran atas. Makanya saat basah enak kan. Tapi memang ada yng belum bisa diungkap terkait putaran bawah yang juga menolong. Ghoib…. wkwkw,” tambah Tukul yang bilang limit putaran mesin masih di bawah 16.00 ribu yakni 15.500, dia juga bilang kalau masih penasaran korekan alam lain hubungi Cak Tukul di 085852842556. Ardel

BACA JUGA

Hasil Drag Bike IDC Wonosari, Jogja 19 November 2017

 

BAGIKAN