nhk

Drag Bike 2017:  FU STD Samodro Pitik Sukoharjo, Riset Terbaru Siap Tantang UJM!

ManiakMotor – Kesesuaian noken as dan kompresi jadi kuncian keberhasilan Dwi ‘AW’ Kenthus dari Jogyakarta sikat podium pertama FU STD Pemula di event IDC Sukoharjo, Solo, Jateng. Ia cetak best time 8.016 detik sekaligus menyelamatkan nama Benny Sastro Atmojo, kliker kalem yang bermarkas di Sratan, Gatak, Sukoharjo, Jateng.

Boleh jadi, jelang lomba Benny ketar-ketir. Karena, katanya, FU STD Samodro Pitik Sukoharjo, ini benar-benar baru jadi. Ikut lomba sekaligus settting. Padahal, ketika muncul di portal ini ia kondang di spek bebek 130 dan bebek 200. Di event ini, kedua kelas itu turun. Sayang, di bebek 130 putus per klep dan yang 200 adaptasi joki dengan regulasi ban.

“Power baru keluar di rpm agak tinggi, dan ban sliding terus,”kilah Benny saat jumpa portal ini Minggu lalu. Benny menambahkan, kompresinya 14:1, durasi noken 245, lift 7,8 mm in dan 7,5 ex. Konsep torsi dengan kompresi tinggi, pengapian  andalkan CDI BRT I max itu.

Secara potensi power, bilang Kenthus basic-nya udah oke. Tinggal teknik bawa joki. Kenthus pernah cetak rekor FU STD 7,9 detik tapi dengan motor yang beda. Jadi, ia  paham dengan karakter power di spek FU STD.

Benny dibikin penasaran, lantaran di FU STD open belum berhasil naik podium pertama. Makanya, akhir pekan ini (16/7)kembali akan diturunkan di event garapan Gadhuro Sport Club di Kudus, Jateng. FU STD jadi salah satu kelas point dan siap duel dengan FU STD UJM. Yup, FU STD UJM bisa disebut paling konsisten podium di spek itu. Ardel 

BAGIKAN