nhk

Drag Bike 2017 IDC Sukoharjo: Sport 2T TU, Ninja Sredek Naik Stroke, Seruduk 7 Detik Bersih

Erwin Sredek dan Ninja YPM55
Erwin Sredek dan Ninja YPM55

 

ManiakMotor – Ninja TU 155 ini tadinya sudah naik stroke alias langkah toraknya lebih tinggi 0.5 mm dari std. Akan tetapi, agar torsinya makin kuat dinaikan lagi jadi 0.8 mm atau naik 0.3 mm dari sebelumnya. Hasilnya, laju motor itu kuat sejak awal sampai tengah dan selanjutnya sampai finish hanya menggunakan sisa luncuran dari bawah.

Karbu udah besar di reamer pula

Begitu bro yang terlihat saat final Sport TU 2T  155 di Jl. Dipenegoro Sukoharjo, Solo, Jateng pada Minggu 9 Juli 2017. Tepatnya di serial Indonesia Drag Championship (IDC) pada Ninja TU yang dipakai Erwin Sredek. Sredek ini membela tim YPM55 dari Malang, Jatim. Catatan waktunya 7.00 detik.

Tentu saja andalannya bukan hanya langkah torak yang naik. Pastilah diikuti perubahan yang menyesuaikan. Terutama pada inlet dan outlet untuk gas bakar. “Karbu juga dibikin lebih besar diameternya. Tetap pakai PWK yang tadinya 38 direamer 2 mm lagi,” kata Setyoko alias Penceng yang membangun motor tersebut.

Analisanya sih, dengan diameter bertambah untuk menanggulangi putaran mesin pada atasnya. Kan yang bawah sudah dimanipulasi dari stroke. Makanya, laju motor ini ada kendurnya yang disaksikan langsung oleh wartawan maniakmotor.com. Makanya lupa memotret yang in action, jadi terkesima pada jalannya lomba, hehe.

Itu diakui Sredek yang merasakan langsung. Kan yang naik motornya dia. Wartawan sih hanya melaporkan. “Harusnya bisa berlari di bawah 7 detik. Sayang konsentrasi agak goyah di start,” sebut Sredek yang artinya motor ini memang sanggup juara. Ardel

BACA JUGA

Hasil Drag Bike IDC Sukoharjo, Solo, Jateng 9 Juli 2017

BAGIKAN