nhk

Drag Bike 2017 IDC Sukoharjo: Topan-Hercules Sikat Ninja STD Pemula, Kemana Jenglot Dan Duribambit!

ManiakMotor – Udah kebayangkan dahsyatnya angina topan. Juga kekuatan fisik Hercules, anak Zeus ketika berperang di zaman Romawi kuno. Nah, kedasyatan Topan dan kehebatan Hercules muncul di event seri 3 IDC di Sukoharjo, Jateng, Ahad (9/7). Ya, Ali Topan (Kudus) dan Agung hercules (Klaten) menyikat podium pertama dan kedua di kelas point pemula Sport 2T 155 STD.

Kedua joki itu pakai motor yang sama Ninja STD CBM Kuncoro Group korekan Okky alias Tekek. Topan menekan stopwatch di 7.282 detik, sedang Hercules 7.292. Padahal, jelang event, kelas ini bakal jadi persaingan antara Febry jenglot (Ice Racing Kawahara) lawan duet Wildan Kecil dan Joko Percil dari RC3 AGP 171 Duribambit South Papua.

Akhirnya, Wildan menapak ke podium ketiga dan Percil keempat. ”Terpenting ‘gigitan’ Jenglot tak terbukti. Duribambit masih lebih ampuh. Hehe,”ujar Agil Puja, komandan Duribambit yang dikawal juru korek Yuda ‘Kemo’ Sanjaya.

Sukses Topan dan Hercules, tentu tak lepas dari ketangguhan motor. Okky bilang salah satu pembeda di spek STD karbu reamer 30 dengan skep besar. Dengan skep besar, lanjutnya nafas motor jadi lebih panjang. Kuncinya, power band lebar dan rpm mesin harus tinggi untuk knalpot Kawahara dan motor harus kuat. Untuk power band lebar tergantung profile exhaust dengan tinggi 28,5 mm dan lebar 43 mm.

“Untuk porting sih, meski angkanya sama, beda tangan beda hasil. Tergantung ketelitian dan kecermatan mekanik,”tandas  Okky yang pakai piston STD dan stroke up 0,8 mm dengan kompresi 8:1. Neky Kuncoro, sang pemilik motor gembira dengan hasil ini. Best time konsisten 7,2 detik dan ini  pertama kali ikut IDC. Oke, selamat! Ardel