nhk

Drag Bike 2017 Kebumen: Ninja STD V-Reinz, Riset Flow Knalpot ABRT20, Cetak 7.356 Detik!

Ninja STD, Cebonk, Kebumen

ManiakMotor – Alvan Imas Dwi Nanda alias Alvan Cebonk masih joki nomor wahid. Ini dibuktikan di kejurnas drag bike seri 2 garapan BSMC (Bintang Samudra Motor Club) di Kebumen, pekan lalu (30/4). Joki asal Malang, Jatim itu konsisten naik podium lima besar di empat kelas kejurnas, membuatnya tampil sebagai juara umum.

Salah satunya, sport 2T 155 rangka standart alias Ninja STD garapan Ari Setyawan, mekanik papan atas identic dengan V-Reinz asal Magelang. Pada kelas dengan power merata itu, Cebonk naik podium kedua dengan catatan waktu 7.356 detik. Kalah tipis sama Gery Setiawan dipodium pertama yang juga raih 7,3 detik-an.

Khusus kejurnas tahun ini, Cebonk bersama Bayu Ucil (Purwodadi), Dicky GA (Temanggung) tergabung dalam tim Pertamax Motor Sport  di bawah komando Alfin Adi candra. Kepala mekanik Ari Setyawan memaparkan kuncian Ninja std itu pada knalpot  ABRT20 yang ngefek 30% dari potensio power dan rasio oleh Carlostech yang dibuat matik sejak gigi 2. Hitungannya kudu pas biar efektif dan ngisi terus dari bawah. Ari merinci rasio yang dimaksud yakni 16/30, 19/28, STd/25, gigi 4,5, 6 STD dengan final gir (13/39).

Nah, untuk pipa saluran gas buang alias knalpot hasil riset khusus ABRT20. AB Bendol sebagai peracik knalpot bilang karakter tenaga bawah lembut tapi atas lebih powerfull. “Dibanding yang sebelumnya, kali ini power bawahnya lebih lembut dengan diameter perut 42 mm, dimanifol 37,5 mm dan panjang silencer 27 cm,”kata Bendol.

Ukurannya tadi  fokus di flow leher dan stinger biar tendangan baliknya tidak terlalu cepat,” Hitungan itu disesuaikan dengan porting eksos 29,3 mm, head papas 2 mm,”lanjut Bendol yang bisa dikontak di 082299507120. Oke deh! Ardel

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353