nhk

Drag Bike 2017 Kenjeran: Ninja STD Wijaya Bungkam OTD-ABRT, Gerry Percil 7.345 Detik!

Ninja STD, Percil, kenjeran

ManiakMotor – Perlintasan gas buang memang singkat dengan tinggi eksos 28 mm dan lebar 43 mm. Jelas saja karakter tenaga bawah lebih lembut tapi jalan tengah-atas. Karena nggak mungkin mengejar kompresi lebih tinggi lagi dengan ukuran lubang buang segitu.

Begitu juga racikan Ninja STD ini terkencang pada kelas sport 2T TU 155 cc rangka standart di event V-1 Honda Drag Bike 2017 tadi malam (18/6) di Kenjeran, Surabaya, Jatim. Ini adalah salah satu kelas point yang berarti ada gengsi. Sama artinya, joki dan mekanik Ninja STD ini oke punya, ”Asli bikinan sendiri dan bukan order,”klaim Aris Sheehan, kliker Ninja STD ini dengan bendera tim Bing-Bing Wijaya.

Aris yang di tulisan sebelumnya bilang hadir full tim dan siap hadang kekuatan Jateng-Yogya membuktikan omongannya di kelas ini. Gerry Percil (Madiun) yang didaulat selaku eksekutor cetak 7.345 detik di trek yang berada di pinggiran pantai tersebut. Setelan dasarnya sudah disebut tadi.

Mantapnya, dari 29 starter di kelas itu, best time torehan Gerry satu-satunya yang mampu tembus 7,3 detik. “Treknya lumayan berat, Gerry dapat momentum yang tepat. Cetak 7,3 detik padahal yang lain 7,4 detik,” bangga Aris yang andalkan membran STD itu.

Menarik dibongkar lebih jauh, mengingat Aris selama ini identik dengan spek bebek 4T TU 130 cc. Padahal, di kelas ini muncul  beberapa Ninja STD karya juru korek papan atas seperti Potter dan ABRT, “Rasio gigi 1 dibuat lebih berat 16/28,” ujar Aris sambil tahan kantuk.

Kalau begitu cerita lengkap kilikan Aris kita bahas pada tulisan selanjutnya dan jangan lupa ikut drag bike yang infonya ada di bawah. Oke deh! Ardel

 

BAGIKAN