nhk

Drag Bike 2017 Purbalingga: Ninja TU MAC23, Gerry Percil Digdaya Berkat Komponen Satu Ini!

NINJA TU-MAC-GERRY

ManiakMotor – Gerry Percil yang memboyong juara di empat dari enam kelas point di event Purbalingga Drag Bike BSMC, salah satunya kelas Sport 2T 155 cc TU alias Ninja TU. Lo, kenapa kelas ini yang diangkat. Apa hebatnya? Motor-motornya spek para raja yang langganan ukir best time, termasuk Gerry dengan Ninja TU Mac23 menghasilkan waktu 7.163 detik di event kemarin (8/1).

Yuda Sanjaya akrab disapa Kemo sebut knalpot berlabel Sanjaya jadi salah satu kuncian. Ah, promosi ni..ye. Tapi,  pertarungan sesama Ninja TU belakangan memang diwarnai perang racikan knalpot.  Dari situ karakter power ditentukan.

Ninja TU, MAC 23, Sanjaya
Knalpot Sanjaya, kunci sukses Gerry

“Tengah ke atasnya powerfull,”klaim Kemo seraya sebut dimensi perut 40 cm, panjang silencer 28 mm dan diameter 24,8 mm. Hitungan itu klop dengan porting durasi exsos 190° dan transfer 130°. “Dari rpm tengah ke atas memang power full. Keunggulan itu memang spesial, terlebih bila start sukses tanpa kesalahan,”komentar Gerry yang tahun ini siap membawa nama MAC23 di pentas AHRS Drag Bike dan TPM.

Perlu dicermati juga, pada kelas ini terjadi duel rookie of the year antara Gerry Percil Vs Dicky GA (Temanggung). Dicky yang memacu Ninja TU V-Reinz Bali Queen karya Ari Setyawan hanya terpaut 0.002 detik dengan Gerry. Wow! Tipis sekali…Dicky yang optimis bisa kunci kelas yang diikuti 23 starter itu, jsutru dipatahkan oleh Gerry.

Dicky yang memilih start diawal memang sulit terpatahkan oleh peserta lain, hingga giliran Gerry yang memupuskan harapannya. “Keduanya memang lagi on fire. Mental tanding tanpa beban perlu diwaspadai pada event-event berikutnya,”nilai Eko Chodox Sulistyo (Semarang), joki senior yang terlempar dari persaingan lima podium di kelas ini. Nah lo! Ardel

 

BAGIKAN