nhk

Drag Bike 2017 Slawi (Jelang): Adu Gengsi Ninja TU, ‘Wajib’ 6,9 Detik, Perang Knalpot!

Duel Ninja Tu 6.9 Detik Drag Bike

ManiakMotor – Musim lalu Ninja TU V-Reinz Bali Queen pemegang ‘rekor’ paling konsisten cetak 6,9 detik. Ninja TU garapan Ari Setyawan itu sudah dibongkar rahasianya oleh portal ini. Coba buka lagi, Modifikasi Ninja TU V-reinz Bali Queen.

Knalpot racing
Duel knalpot juga

Awal tahun ini, Eko Chodox Sulistyo dengan Ninja TU Sumber Agung garapan Setyoko alias Penceng sudah cetak 6.9 detik duluan. Tepatnya di event Pemalang (12/2-2017), padahal itu kali pertama dimainkan. Itu jadi picu bagi Ninja TU lain, apalagi Ninja TU Sanjaya Racing karya Yuda Sanjaya akrab disapa Kemo.

Pasalnya, Ninja TU garapan Kemo-lah yang paling awal (2015) cetak best time fantastis bersama Alvan Cebonk. So, adu gengsi Ninja TU pencetak 6,9 detik bakal tersuguh di Slawi Open Drag Bike (19/2) ini di sirkuit alun-alun Slawi, Tegal, Jateng.

Seru, Ninja-Ninja TU itu terpantau hadir di event Drag Bike Slawi, Jateng pada 19 Februari 2017, termasuk Ninja TU karya AB Bendol (ABRT20 Salatiga). Ninja TU milik Bendol pun sudah pernah tercatat di jajaran Ninja TU pencetak 6,9 detik. “Gas ke Slawi, soal target 6,9 detik, semua sudah kehendakNya, mekanik hanya sanggup menyetingnya,” kalem Bendolseraya menegaskan Ninja TU miliknya lah yang pertama kali di Indonesia yang cetak 6,9 detik. Wow!

Bagaimana dengan Ninja TU OP 27 pakai joki andalan Hendra kecil? “Libur dulu,” ungkap Taufiq ‘Omponk’ Dwi Jatmiko bos OP 27. Waduh! Menariknya, kelas ini juga bakal ‘perang’ knalpot Ninja TU dari label yang dibawa masing-masing tim. Peceng andalkan produk Creampie, Kemo pakai Sanjaya Exhaust, sedangkan Bendol dan Ari pakai label ABRT20 Muffler.

Tunggu saja, siapa jawara kali ini dengan best tme 6,9 detik. Kabarnya sih, kondisi lintasan ok dan memang sudah langganan menggelar balap karapan. Ardel

BAGIKAN