nhk

Drag Bike 2017: Sokbreker Canggih Traxx-D, Terlihat Di FU 200 FU Mac 23

Monosok Traxx-D di drag bike
Monosok Traxx-D di drag bike

ManiakMotor – Traxx-D adalah sokbreker papan atas road race. Keberadaannya dari bisik-bisik di balap motor nasional sampai jadi terang-terang dipakai para juara. Dipopulerkan oleh Yamaha TJM di IRS, MotoPrix sampai ARRC. Makin popular untuk monosok karena pernah juara dengan MX-King saat kelas Bebek 150 dibuka di akhir keberadaan IndoPrix.

Nah seperti ini Traxx-D buat FU
Nah seperti ini Traxx-D buat FU

Baru lalu saat mengetik tetang tim drag bike Mac 23 untuk ikut di Cicangkal, Serpong, Tangsel 4 – 5 Maret 2017, salah satu andalan tim ini di Bebek 200 menggunakan monosok Traxx-D. Sokberek tersebut terpasang di FU200. “Klik atau penyetelan rebound di batang sokbrekernya ada 34. Sedang tabung nitronya bisa disetel hard-low. Bisa didapat untuk awalan start menaha tenaga motor,” sebut Firman, teknisi dari TJM Racing di Kedoya, Jakarta Barat.

Maksudnya untuk mendapatkan setelan sokbreker khas drag bike masih bisa terkejar, walau aslinya monosok berteknologi Amrik ini untuk road race. Kan di drag bike, setelan yang kaku atau rigid yang harud didapat. Setelan begitu mengandalkan pegas yang keras, tapi punya rebound yang sangat lambat memantul kembali pada posisi awal.

Nah untuk setelan road race saja masih bisa diaplikasi untuk drag bike. Macam mana, kalau sokbreker ini dikhususkan untuk drag bike? “Oooo… itu bisa disetel dengan mengganti kekentalan olinya. Juga menyetel ulang valve sirkulasi oli. Kami sudah ada alatnya. Sekarang tinggal kuota dari pengguna drag bike memenuhi atau tidak. Silakan dikumpulkan sampai banyak, baru bisa dibongkar rombongan,” tambah Firman.

Juga dianalisa, kebutuha pegas untuk drag bike akan berbeda dengan road rrace. Pasti di drag bike menggunakan yang lebih keras. Sebab buat menarik rebound yang telah dibuat sangat lambat. “Sarannya untuk memaksimalkan yang sudah ada di drag bike, coba putar dulu ke kanan klik rebound sampai mentok. Lantas putar ke kiri empat klik. Sedang yang ada pada tabung nitro, diputar mentok ke kanan lantas turn-out ke kiri empat kali juga. Kalau kompresi memendek terlalu keras dengan setingan itu, coba yang rebound hanya dua klik ke kiri, dan yang di tabung jadi 6 kali ke kiri,” saran Malik, juga teknisi TJM.

Kalau mau lanjut hubungi saja Malik dan silakan janjian sama dia. Termasuk kalau ada yang mau beli. Terjangkau kok, apalagi kalau ingin juara. Nih di sini: TJM Racing, JL. Arteri Panjang, Kedoya Selatan, Blok I9, No.9, RT.5/11, Kedoya, Jakbar. Atau HP 081381300476 – 0818876576. Bisa juga ke instagram @malixtjm. MM

BAGIKAN