nhk

Drag Bike 2017 Sragen, Awas Ada Jenglot! Ini Kata ‘Harry’ Potter

Febri Jenglot Pemula Potensial Jateng

ManiakMotor – Ada dua kategori point di Gadhuro Sragen Dragbike Open Championship (putaran II) yakni pemula dan seeded. Hasil seri 1 di Kudus, Jateng lalu menempatkan Febri Jenglot (Kebumen) terbaik di pemula. Portal ini udah mewanti kalo joki pemula yang membela tim Ice Racing Kawahara ini memang bahaya. Sill Jenglot memang sudah setara seeded. Beberapa event Jenglot mampu tekuk seniornya di kelas open. Jenglot yang ini bukan makhluk aneh yang punya kekuatan spiritual.

Jenglot memang mendominasi di seri 1 lalu dengan total point 91. Jenglot unggul 27 point dibanding Dimas Bangkit (Jepara) yang kedua. Dari lima kelas point pemula, Jenglot podium pertama di tiga kelas yakni bebek 4T 130 STD, FU STD dan Ninja STD. “Khusus pemula Jateng, Jenglot, Dimas dan Arif Ucil skillnya seimbang. Jenglot memang didukung motor,” nilai Bambang ‘Gadhu’ Purwanto, promotor gelaran yang dihajat di lintasan Jln. Raya Sukowati, Sragen, Jateng (7/5).

Apa sih yang jadi ‘kekuatan’ Jenglot? Apa karena namanya Jenglot? “Bobotnya ringan yang sangat berguna di drag bike. Reaksi membaca lampunya cepat. Lepas startnya nggak telat, pindah-pindah giginya tepat dan rapi dengan putaran mesin,” nilai Nugroho alias Potter (OTD Racing).

Potter pun bukan tukang sihir yang pakai kaca mata bawa-bawa sapu, yang ini malah sering dengan pisau korek, karena dia mekanik papan atas asal Yogyakarta. Potter menilai Jenglot begitu, lantaran Jenglot juga memacu Ninja STD Potter milik tim Fan Terra (Purbalingga).

Skill membaca lampu memang teknik dasar joki drag. Itu jadi syarat mutlak biar kompetitif. “Tak ada cara lain, kecuali sering berlatih. Harus banyak mencoba, makin paham karakter lampu. Tiap joki punya trik yang beda. Aku hanya berusa pertajam feeling antara putaran gas dan oper gigi,” beber Jenglot.

Bagaimana hasil bertemunya Jenglot para normal lokal dan Potter tukang sihir internasional? Ardel

BAGIKAN