nhk

Drag Bike 2017 Surabaya: Cebonk Kian Kokoh, Duel Ninja STD Bali Queen Vs Aneka Pekajaman, 7,1 Detik!

Cebonk, Kejurnas SBY, Drag Bike

ManiakMotor – Alvan Cebonk  kian kokoh dipuncak klasemen kejurnas drag bike. Di seri ke-4, Alvan Imas Dwi – nama asli Cebonk – juara dua kelas (Bebek 4T 130 TU dan Sport 2T 155 TU Rangka STD). Itu sama dengan merebut 50 persen kejuaraan dari  empat kelas kejurnas. Lombanya digelar di trek Geloran Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jatim, Ahad (30/7-2017).

Ninja STD garapan Ari Setyawan, dilarikan Cebonk nyaris bisa tembus 7,1 detik. Catatan persisnya, 7.205 detik di kelas Sport 2T 155 cc TU Rangka STD. Hasil itu sudah bisa bikin senyum bos tim Alfin Adi Candra, yang di kelas kejurnas kibarkan bendera Pertamax Motorsport.  Lo, belum mencapai 7,1 detik toh? Hehe…

Cebonk (kanan) dan Dicky GA

Justru catatan 7,1 detik diukir melalui joki Dicky GA dengan bendera Bali V-Reinz Bali Queen. Dalam duel dengan Aneka Group Perkajaman garapan Nugroho alias Potter (OTD Racing) di kelas ini, Dicky dengan Ninja STD memencet jarum waktu di 7.185 detik.

Sementara Aneka menempakan Jhendra Peking di posisi kedua pada penyisihan dengan 7.203 detik. Jhendra sebelumnya pernah cetak 7,1 detik di sirkuit yang sama yakni 7,167 detik pada Mei lalu.

Pada babak final,  V-Reinz kembali unggul dengan Cebonk yang podium pertama. Sedang Aneka menempatkan Jhendra dan Roni Caplin di posisi ke-2 dan ke-3. Sstt… salah satu ramuan pentingnya, penyesuaian karakter mesin dengan setting knalpot ABRT20 karya AB. Bendol.

”Settingan knalpot disesuaikan karakter motor yang smooth di rpm bawah tapi powerfull di putaran atas. Ukuran diameter lehernya 38 mm, diameter perut 41 mm dan panjang silincer 26 cm. Kemudian, lanjutnya untuk porting eksos 29,5 mm lebar 42,5 mm,” rinci Bendol. Ardel

BACA JUGA

Hasil Kejurnas Drag Bike Surabaya, Jawa Timur 30 Juli 2017

 

BAGIKAN