nhk

Drag Bike 2017: YM Wijaya Racing, Kencang Tapi Jago Kandang, Ini Alasannya!

jupie, wijaya, kediri

ManiakMotor – Richo Bochel, joki senior Jatim akui kalo Jupie 130 TU Wijaya memang kencang. Faktanya, Jupie karya Aris Sheehan mampu ladeni Jupie papan atas seperti milik Putra Tunggal Manahap, V-Reinz dan SJRT Uye-Uye di Kejurnas Drag Bike Tulungagung, Jatim (26/3). Catatan waktunya pun fantastis, tembus 7,9 detik.

Babak penyisihan lewat Erwin Sredek tercepat dengan 8.146 detik. Babak final tetap podium dengan joki andalan yang lain Adit Coco. Tapi sayang, seperti yang diceritakan Richo Bochel, pacuan Wijaya memang hanya fokus di event Jatim aja alias jago kandang. Prediksi Richo bukan nggak berani lawan, tapi event Jatim saat ini bikin ‘betah’.

“Iyalah, di Jatim wajib hadiah pertama minimal 2 juta.  Jadi, berapa pun starternya hadiah harus segitu. Tiap kelas, 9 starter pun hadiahnya keluar semua, jadi nggak minimal 12 starter seperti di daerah lain,”ungkap Richo.

Makanya, saat Minggu (2/4) ada event bergengsi di IDC (Indonesia Drag Championship) di Bantul, Yogyakarta, sepertinya skuad Wijaya pilih main di Jatim. Tepatnya di event garapan JAC (Jatim Automotive Club) di sirkuit Notoprayitno Gresik, Jatim.  “Jatim sebenarnya justru lebih berat saingannya, wajib timbang juga.  Tapi kita memang belum dapat sponsor,”timpal Aris.

Pun begitu, tak segan bagi rahasia kencangnya. ”Kalo untuk mesin terpenting ketelitian dalam porting dengan dukungan part yang mumpuni. Tapi, kita coba riset di gigi rasio dengan model matik untuk perpindahan gigi yang enteng, rpm juga nggak drop banyak. Ini seperti model pada Ninja yang dimatik,”beber Aris seraya sebut hitungan rasionya 13/33, 16/28, STD, 23/26 dengan final gir 14/45. Ada yang minat jadi sponsor motor kencang ini? Ardel

 

BAGIKAN