nhk

Drag Bike 2017:Ninja TU Putra Mandiri, Andoex Is Back Pakai Knalpot ABRT20!

PUTRA MANDIRI, ABRT20, BANTUL

ManiakMotor – Ninja TU yang dikebut Nanda Wijaya ini berhasil naik podium ketiga di kelas sport 2T 155 cc TU pada ajang Indonesia Drag Bike Championship (IDC), pekan kemarin (2/4). Hebatnya, gebrakan wong Solo ini, tak Cuma mengancam lawan-lawannya. Juga bikin gusar pangsa pasar knalpot sport 2T. Wuih…!

Knalpot ABRT 20

Nanda melesat didukung knalpot ABRT 20. Ia mengukir waktu terbaik 7,197 detik dan kalah 0,045 detik sama Alvan Cebonk (kedua) dan 0,102 dengan Galih Dwi sebagai yang tercepat. Seperti apa jeroan dari ABRT 20 bisa sampai menggoyang arena dan juga pasar?

”Diameter perut 42 mm, leher 39 mm, panjang silinser 28 mm, diameter saringan 26 mm. Efeknya, motornya meluncur tidak keras, jadi mau dinaikin model gimana pun tetap gampang dibawa,”beber AB Bendol, produsen knalpot ABRT20 yang jadi patner juru korek Ninja TU milik tim Putra Mandiri NDX ini.

Sstt..siapa gerangan mekanik yang dimaksud? Oh ternya Aan akrab disapa Andoex, juru korek papan atas di spek sport 2T yang lama menghilang dari peredaran portal ini. Andoex pernah tenar di portal raja drag bike ini bersama tim OP27 (Yogyakarta) dengan patnernya Setyoko alias Pencenk.

Aan dan Pencenk jalan sendiri, tapi Pencenk lebih awal come back-nya.  “Karbu PWK 39 dengan main jet 160 dan pilot jet 68. Tinggi eksos 28,5 mm, lebar 43,5 mm, membrane V-Force,”beber Aan yang andalkan pengapian YZ 250 pick up pendek. Ardel

 

 

BAGIKAN