nhk

Drag bike 2018: Mantap Jiwa Bro, Popo Bikin Mio 200 TU Injeksi, Sudah 27.5 HP…!!

 

ManiakMotor – Salah satu pakar makan matic, hehe becanda bro, di arena drag bike, khususnya Jawa Barat sedang garap injeksi. Mainannya sudah ECU, sudah bosan dengan karbu. ECU di Indonesia gampang-gampang susah. Gampang karena otak motor suda elektronik yang lebih presisi. Susahnya harus menjalankan program

Seperti ini wujudnya

Tapi kalau program ini sudah kepegang niscara ngeset mesin lebih mudah. Lha wong, ngecilin dan gedein udara dan bahan bakar tinggal klik aja. Itu kalau di karbu harus bongkar karbu besarin dan kecilin spuyer. “Makanya membangun Mio 200 menggunakan ECU. Tujuannya drag bike Indonesia juga maju teknologinya, mengikuti pabrikan motor yang meninggalkan karbu,” buka Popo, kepala mekanik Wahana baru dari Bandung, Jabar.

Mio 200 cc injeksi karya Popo sudah diklaim sudah jadi. Tinggal melakukan beberapa riset lagi untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Motor injeksi ini malah siap untuk dijajal di event resmi sembari belajar mapping agar makin mahir dengan injeksi. Mapping itu sama dengan menyetel karbu dan CDI, tapi ini lebih lengkap informasinya di lap top. Lha wong rpm nggak dibuka habis saja terbaca dari lap top. Sama juga campuran udaranya kekeringan sampai kebasahan dari AFR.

Namanya belajar yang disebut trial and error pasti ada. Makanya, menurut Popo tim ECU saat ini masih 7.7 detik atau masih jauh dari best time bikinanannya yang karbu. “Sudah dicoba di Klaten begitu, walau kurang bagus tapi bisa dijadikan patokan alias sebagai best mapping,” jelas Popo.

Bukan hanya di segi lintasan saja Mio injeksi ini diuji, di mesin dyno juga yamaha Mio 200 cc27.5 hp . “Masih belum sesuai dengan target, perlu belajar lagi sembari riset throttle body dan kupu-kupunya. Saat ini pakai punya FU injeksi,” pungkas Popo.

Intinya, yang namanya ECU tetap mekanikal dulu yang duluan. Panjul

BAGIKAN