nhk

Drag Bike 2020: Honda Vario Tampang STD Yang Juara, Hasil Dayno-nya Oke Juga..!

Vario Std sedang di dyno

ManiakMotor – Masih ingat dengan tulisan Drag Bike Vario Tampang Std, Diminta Diparkiran Penonton, Lalu Juara…! Ternyata memang, tampang doang std. Power telah meningkat dengan hasil dyno 23.5 HP. Standar aslinya sih hanya 13 HP, bro.

Hasil dyno

Setia dengan tampang asli Vario yang punya lampu lalu-lintas lengkap bahkan dengan kaca spionnya. “Hasil 23.5 HP pastilah melakukan modifikasi mesin yang terukur dengan metode ala tim kami,” papar Ari Putra alias Doyok si mekanik di tim SateXGang tempat Vario direkayasa ketika melakukan uji dyno di R59 Racing Speed Shop Ciputat, Tangerang Selatan I.

Dalam tulisan sebelumnya sebenarnya telah tersirat otot yang pura-pura std-nya. Yakni volume mesin telah meningkat  ketika podium di kelas bracket time 9,5 detik di drag bike Bodisa. Vario milik Rahadi Dharmawan ini, menggunakan piston berdiameter 63 mm dari aslinya sih 57.27 mm.

Saat podium di Bodisa Drag Bike

Itu pun katanya, walau tetap pakai kruk-as standart, setang piston ditambah 3 mm. Jadinya angka stroke juga berubah. Kapasitas bersih 199 cc yang bisa dibulatkan 200 cc. Pantas saja mampu menghela bodi dan rangka std untuk berlari di bawah 10 detik.

Ruang bakar yang membesar oleh kapasitas, harus diberi debit bahan bakar yang mencukupi. Saluran kerongkongannya juga harus diperbesar. Sudah pasti teknik porting mengikuti diameter klep in atau masuk 31 mm dan buang atau ex 27 mm. Untuk sementara sih lumayan mencukupi untuk aksi di bracket time 9.5 detik.

Menggunakan kem atau chamshaft yang dicustom dengan 265º buka-tutupnya. Sebenarnya, kem tersebut masih wajar untuk digunakan harian, efisien untuk menggerakan klep membuka dan menutup untuk masuk-buangnya. Artinya, nggak gila-gilaan lantaran motor yang masih ekonomis buat transportasi.

Disuplai ECU BRT dengan throttle body (TB) berdiameter 32 mm. Agar TB ini nggak mubazir, diberi injector tambahan milik CB150 old yang 6 hole. “Cukup lumatan. Catatan ya, magnet tetap standar dengan bukti semua lampu-lampu standarnya bisa menyala seperti aslinya,” tambah Doyok yang bukan pelawak, namun katanya agar tetap adem radiator menggunakan kipas tambahan.

Pada bagian penggerak matiknya alias CVT ada beberapa rekayasa. Menggunakan puli stda yang dibubut coakan roller-nya. Rollernya sendiri menggunakan 9 gram rata dengan total 54 gram.  “Setelah dyno ini masih ada bebeberapa part yang masih bisa dimaksimalkan. Namun sekarang saja hasilnya cukup puas,” ungkap sang pemiik yang akrab dipanggil Wawan itu. Wins

BACA JUGA

Drag Bike 2020: Tampang Std, Vario Ini Diminta Diparkiran Penonton, Eh… Juara Bracket Time 9.5 Detik..!

Modifikasi Satria FU Dragbike: Dia Meter Klep 27 mm, Bebek TU 200 cc 4T!

Tips Motor: Usir Bunyi Dag…Dig..Dug…. Serrrr… Pada CVT Vario, Beat Dan Scoopy


Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353