nhk

Drag Bike AHRS 2016 Jogya (Seri 5): Bebek 130, V-Reinz Vs MBKW2

Jupie Bali Queen masih favorit

 

ManiakMotor-Benar prediksi portal ini! Bahwa pertarungan bebek 130 cc 4T TU di AHRS IRC Drag Bike 2016 seri 5 di sirkuit Jln. Parasamya Sleman, Jogja (19/5) jadi duel hidup mati Jupie V-Reinz Vs MBKW2. Brosist, pasti tahu betul siapa mekanik dibelakang nama dua tim papan atas itu. Ari Setywan pada V-Reinz dan Haris Sjhakti Wibo alias Mlehiz di MBKW2.

Soal kenapa prediksinya mengarah ke sana, brosist pembaca setia ini pasti paham. Hasilnya, lima podium didominasi Jupie karya MBKW2, tapi justru Jupie karya V-Reinz yang tercepat lewat Jhon PK (Madura). Jhon benar-benar memainkan perannya alias ujung tombak Jupie karya Ari Setyawan itu.

Jupie V-Reinz
Jupie V-Reinz

Bisa begitu lantaran dua joki V-Reinz yang lain justru tertangkap jump start di babak final yang diikuti 16 starter itu. Yes, Bayu Ucil (Purwodadi) dan Arif Tijil (Kediri) yang jadi tandem Jhon PK terburu nafsu. “Bukti kalo hajatan ini dengan pressure tinggi. Jupie V-Reinz dimainkan aman saja udah kencang,”komentar Benny Kimpling, juru cuap hajatan Erdeve Racing Organizer Indonesia (EROI).

Ari Setyawan sendiri mengaku Jupienya masih belum ada perubahan besar. Tapi portal ini saksikan langsung bahwa usai babak penyisihan Jupie yang andalakn karbu UMA 30 ini dibongkar ulang. “Ya, memang sempat dibongkar, ada trouble dikit. Klep bocor dan main sekur aja. Pas final meski trek basah, tapi bisa dikendalikan,”ungkap Jhon yang sekarang punya KTP Magelang. Ia mengakui trek selain menanjak juga licin.

“Salah satu kuncinya, burn out dimaksimalkan buat dapat grip ban yang pas. Aku pilih start lebih awal,biar lebih kosentrasi. Teknik lain, kondisi trek basah begini harus cerdas lepas kopling,”lanjutnya.

Klep cibongkar karena bocor
Klep cibongkar karena bocor

Disaat yang sama Ajay, selaku asisten ahli Mlethiz mengaku kali ini hanya kurang hoki saja. ”ya lah, trek tak ideal. Nanjak dan licin, udah gitu mainnya malam banget. Bersyukur, masih mendominasi,”ujar Ajay.

Benar saja, Alvan Cebonk dan Hendra Kecil yang memacu Jupie atas nama MBKW2 sendiri ada di posisi ke-2 dan 5, sedangkan Erwin Sredek dengan tim SRR PRC Kulit Balap 55 juga dengan Jupie karya Mlethiz. “Deg-deg-ser..posisi Jhon masih belum aman. Masih ada satu joki terakhir yakni Erwin Sredek. Apis juga dua joki ku JS,”komentar Alvin Dwi Chandra, pemilik tim yang memantau final bebek 10 langsung dari Bali. Hehe.. Oke, kita tunggu pertarungan berikutnya! Ardel

Drag Bike ManiakMotor

BAGIKAN