nhk

Drag Bike Cicangkal 2017: FU Porting Knalpot JRM Banyak Peminat, Juaranya FU JRM Juga

 

ManiakMotor – Baru dua kali diadakan FU 150 Porting sudah lebih dari 20 peserta yang ikut. Semua motor jelas saja menggunakan knalpot JRM Muffller. Kan itu salah satu regulasi wajibnya. Pertama diadakan masih di bawah 15 peserta.

Nah begini tampang FU Porting 155
Nah begini tampang FU Porting 155

Kemarin saat hari Kamis di Drag Bike Bodisa pada 25 Mei 2017, pesertanya sudah dua kali lipat. Padahal diadakan di Jabodetabek atau di sirkuit Cicangkal, Lanud Serpong, Tangsel Banten, kelas ini kurang terkenal. “Karena dihidupkan dengan konsisten lama-lama juga akan bertambah peminatnya. Itu kuncinya kelas baru,” sebut Toddy Andries yang jadi pimpinan lomba di Cicangkal.

Spesifikasi knalpot yang digunakan juga mantap. Indikasinya catatan waktu di kelas yang membangun motornya masih disebut ‘murah ini’ sesuai catatan yang ada di kelas itu. “Catatan tercepat 8.089 detik. “Itu berarti mirip-mirip dengan yang ada di Jawa,” sebut Hafid YB mekanik team JRM Jakarta SPX YB 55.

Wah ternyata tim yang punya knalpot JRM juga yang kampiun. Menurut Hafid, knalpotnya sama dengan peserta lain. “Kan wajib  sama. Nggak ada bedanya. Mungkin saya sudah terbiasa dengan kelas ini di Jawa,” sebut Hafid yang motornya menyabet juara 1 – 3.

Joki yang juara Lintang Kumara dengan 8.089 detik tadi dari JRM Jakarta SPX YB #5 . Lalu yang kedua Asep Robot dan disusul Rully PM. Kunci ketiganya tentu saja skill menggeber motor yang sudah teruji. Siapa sih yang nggak kenal Kumara cs? Apalagi yang sering baca portal ini. Panjul

BACA JUGA

Hasil Drag Bike Cicangkal, Serpong 25 Mei 2017

BAGIKAN