nhk

Drag Bike Demak, ‘Kontroversi’ Satria FU 07.604 Detik!


ManiakMotorSatria FU berlomba  dalam kondisi lintasan yang kurang ideal, tetap saja tercepat. Dia libas semua kelas di Gadhuro Dragbike Open Championship 2012 (GDOC). FU ini mejadi bintang  di  Jln. Pemuda, Demak, Jateng, 11 November 2012 kemarin. Bahkan menkecundangi Honda Tiger saat tampil di kelas Campuran Tune-Up s/d 250 cc. Tapi ini motor mencetak 7.604 detik di bebek tune-up s/d 200 cc. Itu waktu tercepat di GDOC dan sekaligus mengalahkan semua motor yang terdaftar di GDOC.

FU yang disetel pada kompresi 13,3:1 untuk akselerasi menengah itu dijoki Hendra Kecil. Tukang koreknya juga harus disebut dong, namanya Birowo (JBX). “Seharusnya lebih kencang, bila pagar BRC tidak roboh dan pagarnya diganti penonton. Betot gas jadi ragu-ragu,” kesal Hendra yang Kecil dan  sakses enam kali podium 1 dari total 16 kelas termasuk dengan FU. Silakan lihat hasil lomba di RESULTS, hasilnya sejak kemarin ada.

Personil pengamanan tak imbang dengan antusias penonton Demak. Mereka membludak dan menjebol pagar. “Memang Demak jarang event, ruang untuk penonton tak lagi cukup menampung. Kondisi serupa juga terjadi di paddock.  Ini menjadi evaluasi,” kata Bambung Gadhu selaku promotor event yang diikut 290 starter ini.

Kembali ke topik, FU itu  dengan mudah kuasai 3 podium sekaligus di bebek tuneups/d 200 cc dengan 3 joki berbeda (Hendra Kecil, Eko Chodox dan Bayu Ucil)? “Kuncinya bikin tenaga bawah cepat keluar tapi tidak sampai liar. Bisa didapat dengan bikin durasi kem yang pas,” sebut Birowo seraya bilang kelas bebek 200 disebut bergengsi, karena banyak peserta.Tapi dia hanya bisik-bisik bilang derajat kem, sehingga nggak kedengaran. Pas dia bisik-bisik paddock sebelah lagi blaaar-blaaar, lagi geber mesin. Alasan reporter tuh…

FU ini bertenaga dikisaran 35 dk, itu menurut mekaniknya loh. Sebab diukur di tempat atau di Demak saat event, maniakmotor.com lupa bawa dyno test, bro.  Sengaja lupa karena memang nggak punya. Tenaga itu mampu dibawa jokinya yang terkenal macam Eko Chodox dan  Hendra Kecil. Keduanya pengubut trek lurus ternama saat ini. Apalagi rasio FU sudah dihitung ulang. Misalnya gigi 1 (14/30) gigi 2 (14/24) dan seterusnya, setiap pindah gigi tidak ada dropnya.

Penantangnya di bebek tune-up s/d 200 cc cukup beragam. Dari 20 starter selain FU, ada Jupiter, Vega, Crypton, MX, Supra, dan Karisma.  Dari semua itu FU yang paling diunggulkan. “Speknya beda, FU bermesin tegak dan DOHC. Wajar bila podium, walaupun punya kelemahan pada bobot rangka dibanding Jupiter,” nilai Muflikhun, pengamat sekaligus mekanik drag bike Jateng.

Sebenarnya kelas bebek bergengsi ini masih dipegang Jupiter korekan Sigit ‘Pele’ Wibowo dari Solo, Jateng.  Sayang, Jupie yang dimaksud tak hadir di Demak kemarin. Walau begitu, sebagian peserta menganggap kurang ‘adil’. “Melihat spek FU, ke depan memang harus ada revisi regulasi.  Ada pembedaan kelas mesin tegak dan datar,” saran Ari Bunarto alias Om Bun yang paham aturan teknik balap roda dua.

Bukan soal datar dan tegak, bro, tapi pisahkan DOHC dan SOHC.  Ardel

BERITA TERKAIT:

HASIL LOMBA Drag Bike Demak, 11 November 2012

Hasil Lomba Green Light Drag Bike Bantul, 11 November 2012

Modifikasi Suzuki Satria FU150 Dragbike, Manipulasi Limiter

Jelang Drag Bike Demak Dan Bantul, Setting Minggu..!

Drag Bike Jogja (Malam), 295 Starter, Ninja Frame Standar Favorit

Modifikasi Yamaha F1ZR, Motor Drag Bike Tiga Arena!

Modifikasi Ninja 150 Drag Eko Chodox, Piston KDX 66 Mm


 

BAGIKAN