nhk

Drag Bike IDC 2018 Seri 2: Rangka Kotak Jupie 130 Samodro, Jadi Monosok!

ManiakMotor – Rangkanya dinamis, ada kotak-kotaknya terbelah dua, bukan satu batang seperti bebek biasa. Padahal mesinnya Jupiter 130 yang ngacang ke depan. Biasanya pakai rangka begini, mesinnya berdiri, macam FU atau Sonic.

Bedanya kotak rangkanya lebih mungil. Hasilnya jadi lebih ramping, “Rangka custom yang  mirip punya FU atau Ninja Diharapkan dengan rangka seperti ini, motor lebih rigid dan stabil. Sebatas ini di regulasi event kejurda dan IDC nggak ada masalah. Kelasnya Bebek 130 4T TU, kan mesinnya Jupie 130,” kata Benny Sastro Atmodjo, mekanik Samodro PS asal Boyolali, Jateng.

Menurut jokinya Rully PM saat dicoba di event Boyolali, Jateng (29/4), Jupie 130 ini juara di kelasnya. Katanya stabil. Rangka dua batang kotak itu, mampu meluruskan motor walau distart dengan rpm tinggi.

“Walau ringan, tak ada gejala spin, motor tetap berlari lurus. Lantaran sasis tengahnya yang saling topang. Tentu saja dengan kinerja sokbreker yang jadi monosok,” bilang Rully pada rangka yang diklaim lebih ringan 5 kg tersebut.

Sedang mesin mirip-miriplah seperti karya Benysta – sapaan Benny – dengan kompresi 14:1. Kompresi yang sebenarnya di drag bike lebih memainkan pada putaran mesin. Itu dengan layanan durasi kem 271°.

Ok deh tinggal ditunggu di Drag Bike IDC ronde 2. Mampukah Jupie 130 TU Samodro ini kasih perlawanan di event berlangsung 13 Mei 2018 tersebut. Saingan di kelas ini sangat ketat,  “Seri IDC belum pernah podium pertama, tapi waktu AHRS pernah. Seri 1 lalu nyaris, tapi pakai rangka biasa,” sebut Benny yang berharap ada kejutan dengan rangka kotak biasa ini. Ardel

BAGIKAN