nhk

Drag Bike Kebumen: Newcomer FU Omponk..!

 

ManiakMotor    Kompresi  Satria FU yang turun di drag bike bebek 200 cc ini masih riset. Yang namanya riset, perbandingan kompresi dimulai dari yang terendah, yakni  12,8:1, nanti akang naik bertingkat. Tetapi angka itu membingukan portal ini. Tidak mungkin dengan berlari 201 meter mecari angka yang sangat aman. Ini sih angka kompresi yang masih layak disiram pertamax plus, bahkan premium. Padahal di drag jarang pakai oktan 95,  maka idealnya untuk mesin 4-Tak sekadar berlari lurus di atas 13.5:1, kadang sentuh 14:1.

Taufik Omponk yang mengawal motor ini ke Kebumen dan ikut menggebernya di Kebumen Drag Bike (KDB) 2013, sirkut Pejagoan, Kebumen, Jateng, 10 Meret 2013, mengaku memang segitu perbandingannya. Maklum, sebelum Minggu turun,  Sabtu masih dirakit. “Sampai malam atau malam Minggu, kemarin masih disetel. Begitu hidup langsung dibawa ke Kebumen,” kata Omponk sembari memperlihatkan CDI Rextor yang membakar avgas yang dipompa karbu FCR35. Untuk seterusnya silakan disebut FU Omponk.

Sebagai newcomer alias pendatang baru dengan catatan 7.620 detik sudah menjadi ancaman. Sebab rata-rata FU di kelas ini memang segitu catatannya. Rekor saat ini adalah 7.521 detik atas nama FU Solo di bebek 200 cc.  FU Solo ini ikut bertanding di Kebumen.  Menurut saya sih, power sudah dapat, tapi masih perlu ditambah. Toh, sebagai motor baru, ini ancaman,” nilai Eko Chodox dengan mimik wajah naluri ingin menabok reporter ini yang memang tampangnya wajahnya ngesalin. Chodox bisa menilai begitu, karena dia yang memacu FU ini  dapat 7.620 detik.

Dari nama timnya pasti ada hubungan dengan FU Bima yang di Banjarnegara, baru lalu mencatat rekor di 250 cc. Berarti Bima Aditya juga yang punya basis mengoreknya. Perhatikan timnya yang tertulis  OP 27 #55 Racing. Angka 55 adalah nomor start Bima saat dia jagoan di road race Indonesia. Ya, itu alasannya mengklaim FU ini racikan Bima.

Alasan lain?  “Bahkan durasi kemnya saya tahu om, 270o. Dengan durasi seperti ini, memang cocok di drag yang larinya sebentar saja,” sahut Gupito Kresna. Lha ini kan pembalap Kawasaki Manual Tech pimpinan Ibnu Sambodo? “Saya kan adiknya Bima, om,” jawabnya dari sebrang pada FU yang memakai rantai-gir SSS dan pelek Takasago Excel tersebut. “Kan rantainya dan girnya kuat dan ringan, Om!”

Rekor memang tak terpecahkan. Justru Indiel Organizer selaku panitia yang bikin fast time dengan 500 starter. Tapi, event tu  jam 15.00 sudah selesai. “Memang di event semua serba cepat. Saya ingin cepat juga, tetapi ban kurang grip. FU Omponk memang menjanjikan,” kata Batank  soal FU Solo milik Abakura Ditra Jaya Solo yang kalah dari FU Omponk.

Ya, selamat datanglah, eh itu sih welcome, kalau ini newcomer, bro. Ardel

BERITA TERKAIT:

Hasil Drag Bike Kebumen, Jateng, 10 Maret 2013

Drag Bike Banjarnegara (Pecah Rekor), Tendangan FU Bima 07.483 detik..!

Drag Bike Kebumen, 500 starter, Ada OMR RX-King

Drag Bike BSD, 4-Tak 250 CC Campuran 7.418 Detik, Bisakah Dilewati FU..?

Drag Bike Magelang, Campuran 4-Tak 250 cc, Giliran FU Kolor Ijo..!

Drag Bike Tepnakorn, Thailand, Hendra Kecil 6,7 Detik…!

BAGIKAN