nhk

Drag Bike Proliner UMA RCB Deltamas: Porting Transfer Ninja 150 TU Model Om Telolet Om

Ninja HK 150 TU

ManiakMotor – Lubang masuk transfer atau yang disebut transfer port pada Ninja ini direkayasa ulang. Tingginya sih tetap normal atau pakemmnya seperti Ninja 150 yang diadu di arena lurus dengan 42 mm. Sudut lubangnya untuk menerima aliran gas masuk dibikin lebih bekerjasama dengan karter atau crank case. Di ujung portingnya benar-benar dibikin mengarah ke puncak piston. Nggak bilang mirip model terompet Om Telolet Om.

Karbu PWK 38 Ninja Drag Bike
Karbu PWK 38

Begitulah terompet aliran masuk model kerucut pada Ninja milik HA Feat HK.  Alhasil, jokinya Rully PM pun melejit 7.26 detik di event Proliner UMA RCB Drag Bike 201 Maniak. Eventnya di Deltamas, Cikarang Pusat, Jabar pada 17 – 18 Desember 2016. Ini juga menjadi catatan tercepat di event tersebut atau best time. “Seharusnya bisa dibawa 7 detik, mengingat motor kali ini tenaganya lebih enak dan sirkuit memungkinkan. Sayang saya terlalu hati-hati oleh jump start,” kata Rully

Itu berkat revisi ulang port inlet, salah satunya saluran transfer yang langsung menerima dan mengirim ulang gas bakar. “Ini harus satu konsep dengan lubang bilas. Bilas mirip-mirip bentuknya, agar bahan bakar yang gagal terbakar di ruang kompresi, bisa diolah kembali menjadi energi,” kata Budi Susanto alias Bogel Tato, mekanik tim tersebut yang telihat tersenyum sumringah, lantaran timnya dapat juara umum juga dengan hadiah uang tunai lumayan.

Tingginya sih tetap 42 mm, tapi menurut mekaniknya coakan dan terowongan transfer dan bilas, hasilnya lebih besar sikit. Debit bahan bakar yang bisa lewat di situ otomatis juga besar dan terarah sasarannya. Kalau kedengarannya sih mesin memang empuk melahap jarak 201 meter. Itu kedengarannya dan hasilnya juara di Deltamas.

Knalpot andalan

Dengan korekan seperti itu, karbu PWK 38 optimal kerjanya. Maksudnya, setiap besaran angin dan bensol akan sampai ke pembakaran. Itu elmu kira-kiranya brosist. Kiranya dapat memenuhi volumetrik terhadap silinder.

Di Deltamas menggunakan pilot jet 68 dan main jet 158.  “Itu tadi seharusnya bisa di atas terget, karena terlalu hati-hati tadi, muncul juga spin sedikit,” tambah Rully yanng senyumnya tak kalah sumringah lantaran juara di beberapa kelas point dan hasilnya juara umum.

Sebenarnya di Drag Bike Jambore Jabar dua bulan lalu, Ninja ini juga juara di tempat sama, hanya beda lintasan. Saat itu digunakan Eza Chemonk. “Saat itu belum merekayasa lubang masuk. Sekarang sudah dan kompresinya diatur ulang,” pungkas Bogel pada Ninja yang menggunakan pengapian SE YZ125 dan di Delta menggunakan final gir 14 – 38.

Sukses deh Om Telolet Om. Panjul

BACA JUGA

Hasil Drag Bike Proliner Deltamas, Cikarang, Jabar 17 – 18 Desember 2016

BAGIKAN