nhk

Drag Bike Proliner UMA RCB Drag Bike 2016: Ini Aturan Timbangan, Fair Play!

Dragbike, Maniakmotor,Deltamaas, Jababeka, Jabar

ManiakMotor – Bos tim papan atas asal Bali – maaf namanya gak mau disebutin  – meminta agar regulasi harus ditegakkan. Bukan apa-apa, supaya kompetisinya berjalan fair play alias sportif. Ia menunjuk soal   timbangan,  yakni bobot minimal kendaraan plus joki. Apa pun, level eventnya aturan itu harus dipatuhi.

So, kalo pun sukses podium pertama, apalagi dengan best time fantastis bisa dipertanggungjawabkan secara ‘moral’. Sang narsum tadi kekeh menyuarakan soal timbangan karena menimpa timnya. Kejadiannya pada event di Batang, Jateng minggu lalu (20/11). Yes, Jupie andalannya kalah, tapi dipertanyakan soal aturan timbangan. Oh begitu…

Drag bike, maniakmotor, deltamas, Jabar, Jababeka
Toddy Andreas, pimpinan lomba. Aturan timbangan akan dijalankan

Atas dasar itu, bos tim yang tenar dengan trio joki Bayu Ucil, Jhon PK dan Dicky GA mempertanyakan  aturan bobot itu di event Proliner UMA RCB Drag Bike Maniak 201 M, 3-4 Desember 2016. Soal ini, Om Toddy Andreas selaku pimpinan lomba memberi jawaban tegas. “Iya dong! Berat total, motor dan pembalap yakni 105 Kg (bebek), 103 Kg (matik), 115 Kg (sport dibawah 150), 120 Kg (jenis sport di atas 150), 95 Kg (FFA dan matik 300 cc),”jelas Om Toddy.

Oke Om! Eh, ngomong-ngomong tahu kan tim mana yang dimaksud? Ckckck..Ya, tim yang dikawal mekanik papan atas Ari Setyawan itu memang mengincar event garapan portal maniakmotor.com ini. Apalagi setelah dipastikan tidak bentrok dengan evnt AHRS Drag Bike seri final di Klaten, Jateng. Sip! Ardel

Drag Bike ManiakMotor Desember 2017

 

 

BAGIKAN