nhk

Drag Bike Purbalingga 2017: Ganti Kem dan Traksi Ban Lebih Lama, Galih Dwi Kampiun!

Galih, IDC seri 4, Dragbike

ManiakMotor – Memilih start paling terakhir, Galih Dwi (Boyolali) memupus harapan Joko Percil (Klaten) di final bebek 4T 130 TU. Yes, 16 starter yang maju babak final di IDC (Indonesia Drag Championship) seri 4, menunjukkan pertarungan yang sangat ketat bin rapat. Tujuh finalis cetak 8,1 detik-an, sebelum akhirnya dituntaskan Galih Dwi.

Catatan Joko Percil 8.149 detik yang memilih start diawal tak mampu dilewati joki unggulan macam Gerry Percil, Daffi Mini, Dicky GA termasuk Hendra Kecil yang tercepat di babak penyisihan. “Harap-harap cemas, meski sempat optimis mengingat beberapa unggulan gagal lewati best time ku. Tapi Mas Galih, lebih sempurna lagi mengksekusi. Apa mau dikata, harus puas diposisi kedua,” ujar Joko yang membela tim RC3 Duri Bambit dengan Jupie 130 TU korekan Haris Shakti Prabowo alias Mlethiz MBKW2.

Sementara M. Aif Sigit Wibowo alias Pele, kliker Kawahara Trijaya Pells (tim yang dibela Galih) menyebut ada kans sebelumnya dengan Dwi Batank. Sayang, diskualifikasi lantaran kurang bobot. Penyisihan juga CDI rusak, makanya Galih cuma dapat 8,3 detik.

Dari segi teknis Pele menyebut, untuk Jupie yang dipacu Galih hanya mengganti cam dengan profile dari LSA 100 jadi 104. “Untuk tarikan bawah, jokiku kan over timbangan 9 Kg dari kompetitor,” ungkap Pele yang aplikasi diameter klep 29/24 kompresi 14,5:1 dan lift 10 mm. Terkait strategi trek yang bikin sliding, Pele pun coba setting suspensi dengan lebih diam. Rebound dibuat lebih lamat biar traksi ban lebih lama. Mantap! Ardel

BACA JUGA

http://maniakmotor.com/hasil-drag-bike-idc-seri-4-purbalingga-3-september-2017/

BAGIKAN