nhk

Drag Bike Purbalingga (Hujan), Jupiter Z Penantang Satria FU ‘Kontroversi’ Hadir

ManiakMotor – Wet race alias balap di trek basah terjadi di Perwira Drag Bike 2012 (PDB). Hujan mengguyur sirkuit Jln. MT Haryono, Purbalingga, Jateng saat race mulai masuk babak final, Minggu 18 November 2012. Bisa ditebak, catatan waktu pun melorot macam celana kelonggaran.  Padahal di bebek tune-up s/d 200 cc hadir Si Jupie korekan Arif ‘Pele’ Wibowo yang jadi buah bibir. Sayangnya lagi, Satria  FU milik JBX Badak Nyot-Nyot yang kontroversi minggu lalu di Demak, absen di event ini. Walah, saling menghindar kalee…

Untuk itu, bila mau nonton goyang dombret, nonton saja drag bike ketika lintasan basah. Goyangannya lebih hot. Lho, hubungannya? Ada bro, kecuali  Jhon Pele yang menggeber Jupiter Z yang teratur goyangannya, tidak dombret.  “Misal FU Kontroversi hadir,  juga bukan penentuan, karena lintasan basah,” jelas Eko Chodox, pendekar dragbike dari Semarang yang terpaksa juga goyang dombret di event yang dihajat Orin Sugawa yang dikenal sebagai MC itu.

Lho malah Eko yang jawab? Pele-nya mana? Siap! Catatan kali ini memang bukan patokan. Hujan  butuh ketenangan membuka gas-nya. Tidak perlu galak, yang penting motor terasa ada grip terus,” keta Pele yang asli Madura sambil sebut angin ban Jupiter Z-nya dibikin  12 dari  biasanya 15 psi.  Makanya dia dapat catatan 07.957 detik angka yang katanya jauh di saat kering.

Hanya ada dua motor di babak final hujan yang mampu berlari di bawah 8 detik. Salah duanya – kan salah satunya Jupiter Z Pele tadi – adalah Kawasaki Ninja milik Ary Madum (PJM Cilacap). Dia mambuat  07.873 detik. Soal Ninja memang sudah sewajarnya, sebab bobotnya berat, akan mudah membelah air.  Gejala mengapungnya lebih kecil. “Saya tinggal menyetting karbu agar lebih basah yang tidak bikin roda spin saat digas start,” kata Madun.   

Balik ke Jupiter Z. Singkat saja riwayatnya yang sebenarnya akan jadi terbukti  bila FU Kontroversi hadir. Dia bilang di saat lintasan kering setting motor ini mengejar putaran bawah, tetapi jadi smooth dengan reduksi gigi satu dan dua yang sangat berat.  Gigi satu pakai 15/34 dan gigi dua 18/30. You silakan cari hitungan rasio gigi satu yang pakai 15/34 jarang ditemui untuk ukuran bebek 4-tak.

Artinya itu motor memang kuat menghela perbandingannya. Letupan mesinnya dengan kompresi 13,4:1, cocok mengalirkan tenaga ke roda. Mengakali agar grafik rpmnya cepat dan panjang dia pakai CDI Kawahara yang bisa diprogram. “Karburator PE 28 yang direamer 30 mm, mas,” jelas Pele yang mengaku saat hujan tidak mengubah main-jet 158 dan pilot-jet 58-nya.

Tapi buktikan dong saat bergadapan dengan FU Kontroversi. Ardel

BERITA TERKAIT:

Hasil Drag Bike Purbalingga, 18 November 2012

Hasil Semua Sei Drag Bike Sentul, 18 November 2012

Drag Bike Sentul, Ciptakan Wet Tyre Sendiri

Drag Bike Sentul, Hujan Besar, Langsung Final

Drag Bike Purbalingga, Jaminkan Safety!

Drag Bike Demak, ‘Kontroversi’ Satria FU 07.604 Detik!


BAGIKAN