nhk

Drag Bike Tegal, FU Solo Merontokkan FU Kontroversi Dan Jupiter Z Pele

 

ManiakMotor  Gigi 4 Satria FU150 korekkan Wawan Kristiarto dari Solo masih terasa berat. Itu atas laporan  Dwi Batang yang memacunya di babak penyisihan bebek tuneup s/d 200 cc. Walau telah mencetak 07.757 detik penyisihan di event Final Battle Cargloss AHRS Drag Bike (FBCADB) di  Jalan Lingkar Utara (Jalingkut), Tegal, Jawa Tengah, 25 November 2012, FU ini pun direvisi ulang gigi rasionya mengahadapi final. Hasilnya, mengubur ambisi FU Kontroversi dan Jupiter Pele yang sebelumnya dijagokan.

Penyisihan, perbandingan rasio percepatan 4 pakai 21/23 (0,913). Tapi motor masih terasa nahan, karena rpm saat pindah gigi dari tiga ke-4  masih menukik. Kurang nyambung.  Makanya, “Aku  standarkan ulang jadi  21/22 (0,954) atau lebih ringan 0,041 dalam pembagian gigi 4,” bilang Wawan yang berbendera Abukura Ditra Jaya itu.

Bukan hanya mempertahankan keunggulan penyisihan. Di final malah pertajam catatan sebelumnya 07.757 detik jadi 07.521 detik. Wow, itu berarti melibas, bas, bas (pakai echo brosist)  catatan FU Kontroversi 7.604 detik yang dicetak di Demak atas nama Hendra Kecil.  Bahkan joki yang lain Taufik Omponk (Jogja) yang sebenarnya tidak ompok itu, dengan motor sama podium kedua. Namun selisih waktunya 0,2 detik dengan Dwi Batank yang memang batangan alias laki and pejantan.

Pada tulisan sebelumnya,   pemampatan ruang bakar FU ini seperti ala 4-tak korekan ekstrem. Perbandingan kompresinya  13,3:1. Akan tetapi, power didongkrak dengan memboroskan bahan bakar lewat pembekakan kapasitas jadi 195 cc. Angka itu didapat dari diameter silinder 62 mm  (standar) dan langkah torak  50,8 mm yang standarnya 48,8 mm.  

Tapi ini nggak mungkin. Silakan cari dengan rumus kapasitas, hasilnya cuma 155 cc. Tapi biarlah itu rahasia dapurnya Wawan. Tapi Wawan lupa sedang diwawan. Maksudnya sedang diwawancara wartawan asli yang bukan palsu dari maniakmotor.com. Di terpancing sebut pakai LHK 70 mm. Nah itu yang membuat diameter silinder tidak mungkin standar atau 62 mm, tetapi 70 mm sama dengan piston LHK. Hasil kapasitasnya memang 195 cc.

Wawan juga bilang, durasi kem 270° tapi diukur dari in.  Rata-rata kem diukur antara in dan ex, di mana buang lebih kecil derajatnya. Melayani tonjokan kem yang lebih lama dan lift lebih tinggi terhadap sepatu klep (rocker arm), klep diambil dari KLX250. Itu klep pasti diameternya besar.  Besarnya seberapa nanti dilacak dulu di pabrikan Kawasaki.  Sebab, Wawan diam seribu kata soal diameter. Waduh, puyeng… “Cuma timing pengapian 36° dan dipompa karbu PWK 33,”sebut Wawan yang sudah uji dyno ketemu di 31,7 dk.  

Katanya, tenaga sgitu masih tergolong kecil dibanding rival. Ya, iya, tapi efisien penyeluran tenaganya ketimbang yang lebih besar dk-nya, tapi ngepot-ngepot saat start. Hayo mau pilih yang mana? “Saya pilih yang speksifikasi seperti saat ini. Tenaganya pas, top speednya dapat,” jelas Batank.

Makanya  FU ‘Kontroversi’ JBX dan Jupie Pele, justru gugurnya pada kelebihan tenaga. “Jujur dengan spek baru seperti kompresi yang naik jadi 13,5 : 1 yang sebelumnya 13,4:1 dan LSA lebih sempit , justru jadi kendala .  Motor jadi overpower, sulit dikendalkan. Roda belakang ngesot sampai menabrak pembatas trek,sebut Jhon Pells selaku joki Jupie yang catatan waktunya melorot dibanding babak penyisihan dengan 07.765 detik jadi 08.012 detik di final. Jhon pun terlempar dari lima besar. Gak papa, lain kali lawan lagi. Wkwkwk…

Sedang FU JBX hanya mampu podium ketiga dengan joki  Eko Chodox Semarang  di 07.755 detik. Pada babak penyisihan JBX akui ada masalah dengan mesin, sehingga tiga jokainya diminta main aman, “Ya, aku salah prediksi cuaca, dugaan awal mulai penyisihan  akan hujan. Makanya spuyer diubah dari 135/50 jadi 132/45, ditambah lagi buru-buru ganti piston, akibat terlalu kering setting karbu dipenyishan. Memang meski tak podium pertama, tapi catatan waktu di final bisa lebih tajam,” kilah Chodox yang diaminin JBX dan keduanya dengan sportif mengakui FU Solo lebih cepat kali ini.

Kesimpulannya, FU dengan mesin tegak dan DOHC masih unggul di kelas ini, Jupie belum berhasil menumpasnya! Wadow..Ardel

BERITA TERKAIT:

Hasil Lomba Drag Bike Cargloss AHRS Tegal, 25 November 2012

Drag Bike Tegal, Penyisihan Batank Dengan FU Merajai!

Jelang Dra Bike Tegal, Satria FU Kontroversi Vs Jupiter Z Pele, Passssti..!

Drag Bike Sentul, Ciptakan Ban Basah Sendiri

Drag Bike Demak, ‘Kontroversi’ Satria FU 07.604 Detik!



BAGIKAN